Rumah Rusak, Warga Manukan Keluhkan Proyek Pemkot Surabaya

jatimnow.com - Sedikitnya tujuh rumah di Manukan Tirto III disebut mengalami kerusakan diduga akibat proyek pengerjaan pembangunan telaga yang dilakukan oleh pihak Pemkot Surabaya.

Akbar, salah satu warga menyatakan kerusakan yang dialami rumah akibat proyek yang dikerjakan dari bulan Januari 2018 tersebut.

"Satu gang rumahnya miring semua, terdampak ada tujuh rumah," kata Akbar, Sabtu (19/1/2019).

Menurutnya, sejak Januari tahun kemarin hingga sekarang atau sudah setahun lebih, hingga kini belum ada penyelesaian dari pihak Dinas PU Kota Surabaya.

"Dinas PU membuat telaga dan melakukan pengerukan, pohon-pohon dihilangin tetapi tidak dipancang, jadi rumah sini miring semua. Bahkan ada satu rumah yang roboh, dan orangnya sudah pindah ke rusun. Kami takutkan seperti Jalan Raya Gubeng bisa longsor," ujarnya.

Akbar yang merupakan anak dari Pak Salim menceritakan, rencananya proyek tersebut dibuat telaga, bozem, taman bermain dan sentral business.

"Kami gak berharap seperti itu. Tiba-tiba datang nggak dikasih gambar, rencana, baru kita protes baru mereka kasih tahu. Pihak Kelurahan Manukan Kulon bolak balik membantu mediasi," terusnya.

Selain pengerjaan telaga, di kampungnya juga sedang dikerjakan proyek gorong-gorong. Proyek saluran air itu direncanakan untuk mengatasi banjir yang terjadi di kawasan Candi Lempung.

"Yang banjir kampung lain yaitu Candi Lempung. Tapi gorong-gorong dibangun di sini, di tengah jalan malah rusak semua. Kampung sini tidak pernah banjir, tapi karena ada proyek itu jadi yang lewat glodak glodak, akhirnya kampung sini rusak," tukasnya.

 

Loading...

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Back to Top