jatimnow.com - Panwaslu Kecamatan (Panwascam) Kenjeran, Surabaya memastikan insiden pembacokan BRW (63), saat akan memasang atribut salah satu calon legislatif (Caleg) di kawasan Dukuh Bulak Banteng itu tidak terkait dengan perusakan Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilihan Legislatif (Pileg).
Lilis Pratiwi, Ketua Panwascam Kenjeran Surabaya mengungkapkan, kronologi kejadian tersebut diterimanya sekitar pukul 12.09 Wib dari Polsek Kenjeran. Meski tidak diketahui secara pasti pihaknya langsung mengirimkan anggota untuk mengamankan APK teresebut sebagai barang bukti.
"Laporan dari Polsek ada kejadian penganiayaan, dan berkaitan dengan pemasangan APK salah satu caleg PKB di wilayah Dukuh Bulak Banteng. Kemudian saya menghubungi teman-teman untuk ke tempat kejadian," ungkap Lilis saat ditemui jatimnow.com, Sabtu (17/11/2018) malam.
Ia melanjutkan, sekitar pukul 14.00 Wib anggota panwascam sampai di tempat kejadian, dua APK tersebut sudah diturunkan dan berada di depan rumah caleg yang tergambar pada APK.
"Menurut informasi kejadian ini dipicu karena pemasangan APK tak seijin dari pemilik bangunan. Dan rumah caleg itu juga tinggal di daerah sana," katanya.
Saat ditanya berapa jumlah APK yang akan dipasang dan terdapat penolakan dari pemilik bangunan di kawasan itu? Lilis memastikan bahwa hanya terdapat dua jumlah APK dan semuanya berasal dari PKB dengan atas nama caleg M Faridz Afif dan Muhammad Ali Ja'cub.
Menurutnya kejadian itu belun pernah terjadi pada pemilu-pemilu sebelumnya. Namun ia mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Bawaslu Kota Surabaya dan pihak kepolisian.
Dibacok saat Pasang APK Caleg, Panwas: Tak Izin Pemilik Bangunan
Minggu, 18 Nov 2018 11:58 WIB
Reporter :
Farizal Tito
Farizal Tito
Berita Surabaya
Jangan Nyawa Jadi Taruhan, Hindari Ngabuburit di Jalur Kereta Api Surabaya
5 Strategi Mengubah Hobi Gaming Jadi Sumber Penghasilan yang Konsisten
Investasi Emas Kian Aman, Pegadaian Kanwil XII Adopsi Aturan Bulion Syariah
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah
Wuling Eksion Debut di Surabaya, Bawa Teknologi Hybrid Jarak 1.000 Km
Berita Terbaru
74 Titik Keramaian Jatim Jadi Perhatian Indosat pada Arus Mudik Lebaran 2026
Jangan Nyawa Jadi Taruhan, Hindari Ngabuburit di Jalur Kereta Api Surabaya
SIG Perketat Budaya K3 Lewat New CLSR
Atasi Isu Banjir, Maharaja Residence Menganti Perkuat Sistem Mitigasi
5 Strategi Mengubah Hobi Gaming Jadi Sumber Penghasilan yang Konsisten
Tretan JatimNow
Kisah 3 Mahasiswa Surabaya Terpilih Jadi Google Student Ambassador Pertama
Ni Kadek Ayu Wardani Dobrak Mitos Aktivis Sulit Lulus Kuliah
Konsisten Memberdayakan Kaum Hawa, Reny Widya Lestari Raih AWEN Award 2025
Aura Sinta Raih Emas Pada Ajang AKF China Setelah Gagal di Porprov Jatim
Terpopuler
#1
Menu MBG Dikritik, Bupati Jember Ingatkan Pengelola SPPG Hal Ini
#2
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah
#3
Percepat Transformasi Digital, Linknet Teken MoU dengan Universitas Jember
#4
BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Ratusan Juta di Mojokerto
#5