jatimnow.com - Polisi menangkap seorang petani di Ngawi lantaran menyembunyikan ratusan kayu jati ilegal di rumahnya.
Paniran (44), warga Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, ditangkap dengan barang bukti 833 kayu jati ilegal.
"Iya kami memang baru saja menangkap seorang petani di Desa Jenggrik, Kedunggalar. Karena menyembunyikan ratusan kayu ilegal di dalam rumahnya," kata Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP Muhammad Indra Najib, Minggu (4/11/2018).
AKP Indra mengatakan, terbongkarnya ini berdasar dari laporan masyarakat. Karena tiap hari ada truk membawa kayu ke rumah pelaku.
"Berangkat dari kecurigaan itu, petugas melakukan penyelidikan. Apa benar atau tidak kecurigaan masyarakat," ujarnya.
Petugas melakukan penyelidikan dan menangkap basah truk yang masuk ke rumah pelaku untuk mengantar kayu.
"Setelah ada kepastian kami menggrebeknya. Awalnya pelaku tidak mengaku tapi setelah digeledah ada 833 batang kayu," urainya.
Ia menyebutkan, kayu tersebut ada yang disembunyikan di dalam rumah. Ada pula yang disembunyikan di kebun belakang rumah pelaku.
"Pelaku kami kenai Pasal 12 huruf e,h Jo Pasal 83 (1) huruf b, c UURI No. 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pembarantasan perusakan hutan (P3H)," pungkasnya.
Sembunyikan 833 Gelondong Kayu Ilegal, Polisi Amankan Petani di Ngawi
Minggu, 04 Nov 2018 18:40 WIB
Reporter :
Mita Kusuma
Mita Kusuma
Berita Ngawi
Polres Ngawi Amankan Tersangka Curas Kabel Sibel yang Beraksi di 53 TKP
Taman Zakat dan YBM PLN Atasi Krisis Air di Ngawi dengan Sumur Bor
Gubernur Khofifah: Jatim Siap Suplai Hewan Kurban Provinsi Lain
Mayat Termutilasi dalam Koper Merah di Ngawi, Ternyata Warga Blitar
Mayat Termutilasi dalam Koper Merah di Ngawi, Tanpa Kepala dan Kaki
Berita Terbaru
Indah Kurnia: Makan Bergizi Gratis Harus Libatkan Petani Sidoarjo
Safari Ramadan Pangdam V/Brawijaya di Lamongan Bawa Pesan Harmonisasi TNI
Dinas Kesehatan Tulungagung Gelar Pemeriksaan Takjil, Ini Hasilnya
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan
Hadiri High Level Meeting TPID dan TP2DD se-Jatim, Ini Langkah Pemkab Kediri Cegah Inflasi
Tretan JatimNow