Empati Talenta Muda Soekarno Cup untuk Mahasiswa NTT yang Keluarganya Terdampak Gempa

Selasa, 18 Agu 2026 20:37 WIB
Reporter :
jatimnow.com
Talenta sepak bola muda yang tengah berlaga di ajang Soekarno Cup 2026 salurkan bantuan untuk mahasiswa asal NTT di Surabaya. (Foto: Istimewa)

jatimnow.com – Bencana gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan Mbay, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) lalu, menyisakan duka mendalam. Tidak hanya bagi para korban di lokasi kejadian, tetapi juga bagi para mahasiswa rantau asal NTT di Surabaya yang kini dilanda kecemasan dan kesulitan finansial akibat keluarga mereka terdampak bencana.

Merespons situasi memprihatinkan tersebut, empati dan kepedulian datang dari lapangan hijau. Ratusan talenta sepak bola muda yang tengah berlaga di ajang Soekarno Cup 2026 bergotong royong mengumpulkan dan menyalurkan bahan kebutuhan pokok kepada para mahasiswa NTT di Surabaya, Selasa (18/8/2026).

Juru Bicara Soekarno Cup 2026 yang juga merupakan Legenda Timnas Indonesia, Yusuf Ekodono, menyebut bantuan ini adalah bentuk solidaritas nyata. Bencana di kampung halaman membuat banyak mahasiswa rantau kesulitan mendapatkan kiriman biaya hidup dari orang tua mereka.

Baca juga: Gempa NTT M 7,7, Pakar ITS Ingatkan Ancaman Gempa Susulan

"Saya mendampingi perwakilan teman-teman talenta muda sepak bola Soekarno Cup memberikan sedikit bantuan meringankan beban para korban bencana gempa di NTT," ujar Yusuf.

Ia pun berharap bantuan yang diberikan dapat menyokong kebutuhan harian mahasiswa agar tetap bisa fokus dalam menempuh studi meskipun tengah berada dalam situasi sulit.

"Semoga bantuan yang sedikit ini bermanfaat untuk adik-adik mahasiswi-mahasiswa yang menempuh studi di Kota Surabaya. Dan untuk keluarga yang terdampak bencana semoga diberikan ketabahan," tutur Yusuf.

Selain dari hasil gotong royong para pemain, ajang Soekarno Cup juga menggalang gotong royong yang akan disalurkan ke NTT pada final yang akan digelar pada 24 Agustus 2026. Soekarno Cup sendiri sedang berlangsung di Surabaya, Gresik, dan Bangkalan, 10-14 Agustus 2026 dengan diikuti 400 talenta muda dari 16 provinsi.

Baca juga: KRI Bung Hatta-370 Angkut Ratusan Paket Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Aksi empatik para pemain muda Soekarno Cup pun disambut haru. Salah seorang mahasiswi asal Kabupaten Nagekeo, Lilis Hermini, menceritakan kondisi memprihatinkan di kampung halamannya. Terlebih, Kabupaten Nagekeo merupakan wilayah yang paling parah terdampak bencana gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang berpusat di Mbay pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

\

"Di sana kondisinya sangat-sangat memprihatinkan. Untuk bantuan ke kabupaten kami, khususnya yang ke kampung-kampung yang aksesnya lebih parah, banyak bantuan yang tidak sampai," ungkapnya.

Lilis juga mengakui bahwa bencana ini berdampak langsung pada kelancaran akademiknya di Surabaya. "Orang tua saya lagi kesulitan. Saya sedih sekali," tuturnya.

Sementara itu, Litvina, mahasiswi asal Manggarai, menyampaikan bahwa daerahnya merupakan salah satu lokasi dengan dampak terparah, termasuk adanya korban jiwa. Putusnya jaringan komunikasi menyulitkan koordinasi bantuan dan pemantauan kondisi keluarganya.

Baca juga: Gempa NTT, LMI Rescue dan RNPB Terjunkan Tim Assesmen ke Lokasi Terdampak

"Jaringan-jaringannya putus. Saya lihat di berita banyak yang kelaparan, jadi mohon pemerintah segera beri perhatian ke daerah terdampak," tuturnya.

Ia pun mengucapkan terima kasih tulus. Bagi mereka yang merupakan anak rantau, bantuan dari para talenta muda Soekarno Cup ini dianggap sangat tepat sasaran di tengah kekhawatiran mereka terhadap kondisi di NTT.

"Kami di sini merasa khawatir dengan kondisi orang tua karena akses segala-galanya susah. Terima kasih kakak, ini sangat bermanfaat sekali buat kami sebagai anak rantau," pungkasnya.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Surabaya

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler