jatimnow.com – Persebaya Surabaya akhirnya mencatat sejarah dengan meraih gelar juara Piala Presiden 2026 setelah menundukkan Persib Bandung lewat adu penalti dramatis 6-5 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Laga penuh gengsi ini berakhir dengan air mata, sorak sorai, dan ketegangan yang menahan napas ribuan pasang mata.
Persib sempat menyamakan kedudukan melalui gol Patricio Matricardi pada menit ke-25 setelah Persebaya lebih dulu unggul lewat Ramadhan Sananta di menit ke-20.
Baca juga: Persebaya Gandeng Mayapada, Bangun Sports Medicine Terintegrasi
Kedua tim terus saling menekan hingga 120 menit berakhir dengan skor 1-1.Drama mencapai puncaknya saat adu penalti.
Kiper muda Persebaya, Reza Arya Pratama, tampil sebagai pahlawan dengan menepis dua tendangan krusial.
Baca juga: Match For Goodness, Cara Komunitas Persebaya ABG dan Allegiant Bantu UMKM Lokal
Sementara di kubu Persib, kegagalan Uilliam Barros dan Al Hamra Hehanussa membuat Bobotoh terdiam, menyaksikan trofi melayang ke tangan rival klasik mereka.
Suasana stadion pecah. Bonek merayakan kemenangan dengan nyanyian penuh haru, sementara wajah pemain Persib tertunduk kecewa.
Baca juga: Arema FC Punya Modal Besar Jelang Hadapi Persib Bandung dan Persebaya Surabaya
Rivalitas panjang kedua klub kembali menorehkan babak emosional yang akan dikenang lama oleh publik sepak bola Indonesia.
Dengan kemenangan ini, Persebaya berhak atas hadiah Rp 8 miliar, sedangkan Persib membawa pulang Rp 3,5 miliar sebagai runner-up.