Pixel Code jatimnow.com

Gandeng Kiai dan Tokoh Lokal, PKS Jatim Kencangkan Sinergi Akar Rumput

Editor : Tim Jatimnow   Reporter : Ali Masduki
PKS Jatim memperkuat silaturahmi dan meminta nasihat para kiai serta tokoh masyarakat jatim dalam pertemuan di Kantor DPW PKS Jatim, Sabtu (26/9/2026). (Foto: PKS for jatimnow.com)
PKS Jatim memperkuat silaturahmi dan meminta nasihat para kiai serta tokoh masyarakat jatim dalam pertemuan di Kantor DPW PKS Jatim, Sabtu (26/9/2026). (Foto: PKS for jatimnow.com)

jatimnow.com - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur kian agresif mendekati kalangan ulama dan tokoh masyarakat. Langkah ini diambil untuk mengokohkan komunikasi politik sekaligus menyerap aspirasi warga di tingkat akar rumput.

Sinyal penguatan jaringan tersebut tampak dalam agenda silaturahmi yang mempertemukan jajaran pimpinan partai dengan para kiai lintas ormas di Kantor DPW PKS Jatim, Surabaya, Sabtu (26/9/2026).

Ketua Bidang Pembinaan dan Kerukunan Beragama (BPUKB) DPP PKS, KH Ali Ahmadi, menegaskan bahwa pola komunikasi politik tak boleh dibangun secara sporadis.

Jalinan hubungan dengan para ulama harus dijaga secara konsisten melalui interaksi langsung yang berkelanjutan.

"Silaturahmi tidak cukup dilakukan sesekali. Hubungan harus terus tersambung dan diwujudkan lewat kegiatan keagamaan maupun sosial yang betul-betul menyentuh masyarakat," kata ulama yang akrab disapa Kiai Ali Qurani tersebut.

Senada dengan hal itu, Ketua DPW PKS Jatim Bagus Prasetia Lelana menyebut legitimasi dan pandangan para tokoh agama sangat menentukan arah pergerakan partai di daerah.

Pihaknya membuka ruang dialog seluas-luasnya agar program partai sejalan dengan kondisi riil warga Jawa Timur.

Saran konkret datang dari Ketua Khittah Ulama Nahdliyin (KUN), KH Solachul Aam Wahib Wahab. Ia mendorong PKS agar makin aktif melebur dalam tradisi keagamaan warga hingga level desa, seperti pengajian, tahlilan, dan ziarah.

Baca juga:
PKS Silaturahmi ke Demokrat Jatim, Fokus Perkuat Kolaborasi untuk Rakyat

Kiai Solachul juga mengingatkan pentingnya merangkul kelompok muda dan mahasiswa guna menjaga keberlanjutan regenerasi kepemimpinan.

"Bukan sekadar bertemu, harus ada aksi nyata dan komunikasi berkelanjutan dengan generasi penerus," ujatnya.

Tokoh keagamaan Surabaya, KH Zaenudin Husni, menyarankan agar jajaran pengurus partai di daerah rajin hadir pada kegiatan sosial warga tanpa harus menunggu momentum formal.

Pendekatan nonformal dinilai efektif mencairkan jarak serta mengikis persepsi negatif di tengah masyarakat.

Baca juga:
PKS Jatim Salurkan 71.555 Paket Daging Kurban ke Pelosok

Langkah konsolidasi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang kepengurusan DPW PKS Jatim periode 2025–2029.

Ketua BPUKB DPW PKS Jatim Darmidi memastikan bahwa pertemuan dengan para kiai bakal ditindaklanjuti lewat kerja sama programik di berbagai sektor.

"Ini pijakan awal untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kebangsaan. Setelah ini, sinergi dan kolaborasi di lapangan akan terus kita perkuat," tutur Darmidi.