REFILIN Cegah Hingga 1.530 Sampah Sachet di Kali Tebu Surabaya

Kamis, 30 Jul 2026 11:58 WIB
Reporter :
Ali Masduki
REFILIN dari Kampung Mozaic berhasil mencegah hingga 1.530 sampah sachet dalam empat hari melalui sistem isi ulang di Simokerto, Surabaya. (Foto: Farida for jatimnow.com)

jatimnow.com - Inisiatif Kampung Mozaic menghadirkan sistem isi ulang (refill) kebutuhan rumah tangga melalui program REFILIN (Refill Loop Indonesia) di kawasan Kali Tebu, Kelurahan Simokerto, Surabaya. Program tersebut menjadi langkah nyata untuk mengurangi pencemaran sampah sachet yang selama ini mendominasi aliran sungai berdasarkan hasil Analisis Karakteristik Sampah (AKSA) di RT 04/RW 03.

Selama empat hari pelaksanaan, sejak 27 hingga 30 Juli 2026, REFILIN mencatat dampak yang terukur dalam menekan timbulan sampah kemasan sekali pakai sekaligus mendorong perubahan pola konsumsi masyarakat.

Dalam periode tersebut, sistem isi ulang menyalurkan 30,6 liter produk kebutuhan rumah tangga, meliputi deterjen cair, sabun cuci piring, dan cairan pembersih lantai. Berdasarkan perhitungan tim pelaksana, volume itu setara dengan pencegahan 765 lembar sampah sachet apabila menggunakan kemasan 40 mililiter, atau maksimal mencapai 1.530 sachet jika mengacu pada kemasan 20 mililiter.

Baca juga: Mahasiswa Jatim Kampanyekan Kali Tebu Bebas Sampah Popok

Berbeda dengan toko isi ulang pada umumnya, REFILIN menerapkan pendekatan jemput bola dengan mendatangi gang-gang permukiman secara langsung. Distribusi produk tidak hanya memudahkan warga memperoleh kebutuhan rumah tangga, tetapi juga menjadi sarana edukasi mengenai dampak penggunaan kemasan sekali pakai terhadap lingkungan.

Relawan REFILIN Kali Tebu sekaligus mahasiswa Universitas Brawijaya, Farida Febriani Tampubolon, mengatakan pendekatan door-to-door membuka ruang interaksi yang lebih efektif dibanding sekadar transaksi jual beli.

"Praktik ini sangat membantu masyarakat. Melalui distribusi door-to-door, interaksi yang terbangun bukan hanya menjadi praktik transaksi saja, melainkan juga menjadi ruang edukasi tatap muka yang efektif untuk merombak kebiasaan konsumsi warga," ujarnya.

Baca juga: Siswa SMPN 58 Surabaya Temukan Partikel Plastik di Air dan Udara

Dukungan juga datang dari masyarakat setempat. Ketua PKK RT 04/RW 03 Kelurahan Simokerto, Yuli, menilai keberadaan layanan isi ulang perlu diperluas agar semakin banyak warga berpartisipasi mengurangi sampah plastik.

\

"Seharusnya toko refill ini didirikan di beberapa titik di sepanjang sungai untuk mengajak masyarakat lebih banyak terlibat pada inovasi guna ulang ini," katanya.

Menindaklanjuti respons positif warga, Kampung Mozaic berencana memperluas penerapan REFILIN di sejumlah titik lain di sepanjang Kali Tebu. Langkah tersebut diharapkan memperbesar jangkauan layanan sekaligus meningkatkan upaya pencegahan sampah sejak dari sumbernya.

Baca juga: Isi Ulang Itu Keren, Refilin Roadshow Bikin Kediri Bebas Sampah Sachet

Pengalaman di Simokerto menjadi contoh bahwa sistem guna ulang yang dipadukan dengan pendekatan sosial dan pengukuran dampak berbasis data mampu memberikan hasil nyata.

Selain mengurangi potensi sampah sachet yang berakhir di lingkungan, program itu juga mulai mendorong perubahan kebiasaan konsumsi masyarakat menuju pola yang lebih berkelanjutan.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Surabaya

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler