Sulit Cari Siswa, Jumlah Rombel SD di Sekolah Rakyat Tulungagung Berkurang

Senin, 27 Jul 2026 11:26 WIB
Reporter :
jatimnow.com
Tim Kemensos saat meninjau lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Tulungagung. (Foto: Dinsos for jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung kesulitan mencari siswa baru untuk Sekolah Rakyat (SR). Realisasi terhadap usulan Rombongan Belajar (Rombel) Sekolah Rakyat Tulungagung terpaksa dikurangi karena kondisi ini.

Kepala Dinsos Kabupaten Tulungagung, Reni Prasetiawati Ika Septiwulan mengatakan, awalnya mengusulkan tiga rombel untuk jenjang SD di Sekolah Rakyat Tulungagung. Sedangkan untuk jenjang SMP dan SMA masing-masing diusulkan empat rombel.

"Ada penyesuaian untuk rombel jenjang SD karena usulan kami tiga rombel, tetapi yang disetujui hanya dua rombel saja," ujarnya, Senin(27/7/2026).

Baca juga: Ngamuk Sambil Bawa Sajam, Pria Asal Trenggalek Diamankan Polisi Tulungagung

Pihak Dinsos mengaku kesulitan untuk mendapatkan siswa kelas I untuk jenjang SD. Salah satu penyebabnya karena Sekolah Rakyat menggunakan sistem asrama. Terlebih anak usia SD masih membutuhkan pendampingan dari orang tuanya. Kondisi ini membuat Dinsos Tulungagung kesulitan untuk menyiapkan agar calon siswa di Sekolah Rakyat mau tinggal di asrama.

Baca juga: 1.243 Calon Jemaaah Haji Asal Tulungagung Berangkat Tahun Depan

"Kami berupaya melakukan pendrkatan, bahkan bila perlu orang tua calon siswa itu boleh mendampingi anaknya selama satu atau dua hari pertama," ungkapnya.

\

Program Sekolah Rakyat Tulungagung ditargetkan mampu menampung 1.000 siswa mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Data calon siswanya telah disiapkan melalui Program Keluarga Harapan (PKH) dengan sasaran Desil 1 dan Desil 2.

Baca juga: Gagal Bobol Kotak Amal, Pria Asal Kediri Pingsan Usai Terjatuh Dari Motor

Program ini sebenarnya tidak hanya berfokus pada pendidikan anak, tetapi juga pemberdayaan keluarga. Orang tua siswa nantinya akan mendapat modal usaha, bahkan Kemensos juga akan memberikan bantuan perbaikan rumah.

"Nanti dampaknya tidak hanya kepada anak, tetapi juga orang tuanya. Tujuannya agar keluarga menjadi lebih berdaya," pungkasnya.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Tulungagung

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler