jatimnow.com - Nasib nahas dialami Mbah Masiyem (80). Warga Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo itu tewas tertabrak sepeda motor saat berangkat ke musala dekat rumahnya.
Kanit Laka Sat Lantas Polres Ponorogo, Ipda Badri mengatakan, awalnya pengendara sepeda motor M. Arif Alamsyah berjalan dari arah selatan atau Ponorogo menuju utara atau Madiun.
Baca juga: Pelajar Asal Kediri Tewas Usai Alami Kecelakaan di Tulungagung
Menurutnya, Arif mengendalikan motor dengan kecepatan sekitar 50/60 km per jam.
Saat di lokasi, Mbah Masiyem diketahui akan menyeberang jalan menuju musala.
"Mbah Masiyem sudah lihat kanan kiri. Kemungkinan pengendara sepeda motor memang berkecepatan tinggi," terang Ipda Badri.
Baca juga: Tertabrak Mobil Dari Belakang, Ibu Rumah Tangga di Tulungagung Tewas Kecelakaan
Akibat jarak yang sudah terlalu dekat membuat pengendara motor langsung menabrak Mbah Masiyem begitu saja.
Mbah Masiyem langsung terpelanting karena ditabrak. Akibatnya, Mbah Masiyem mengalami luka bagian kepala, luka lecet pada pipi kanan, dan tangan kanannya patah.
"Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah dr Harjono Ponorogo. Namun setelah di RSUD, korban menghembuskan nafas terakhirnya," ujarnya.
Baca juga: Mobil Pikap Terguling di Tulungagung, Satu Penumpang Tewas
Sementara itu, pengemudi motor tidak mengalami luka. "Motor dan pengemudi pun kami amankan ke Unit Laka Sat Lantas Polres Ponorogo," pungkasnya.