Lagi, Jemaah Haji Asal Tulungagung Meninggal Dunia Karena Dehidrasi

Kamis, 28 Mei 2026 09:10 WIB
Reporter :
jatimnow.com
Jemaah Haji asal Tulungagung yang meninggal dunia. (Foto: Kemenhaj for jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang jemaah haji asal Tulungagung bernama Jani Marni dikabarkan meninggal dunia. Jemaah meninggal akibat dehidrasi dan akan dimakamkan di Tanah Suci. Hingga saat ini sudah terdapat 2 jemaah haji asal Tulungagung yang meninggal dunia karena dehidrasi. Cuaca panas mencapai 40 derajat membuat jemaah harus dapat menjaga tubuh dan minum air agar terhindar dari dehidrasi.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Tulungagung, Suryani mengatakan, jemaah asal Desa Jelai, Kecamatan Karangrejo ini dilaporkan meninggal pada Rabu (27/5/ 2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Jemaah tersebut diketahui telah berusia 66 tahun dan tergabung dalam Kloter 103 embarkasi Surabaya..

" Jani Marni merupakan warga Desa Jeli, Kecamatan Karangrejo yang tergabung dalam kloter 103," ujarnya, Kamis (28/5/2026).

Baca juga: Pencarian Pemancing Hilang di Sungai Brantas Tulungagung Dihentikan, Ini Sebabnya

Jemaah meninggal saat sudah berada di Mina. Sebelumnya jemaah diketahui dalam perjalanan dari Arafah ke Mina. Dari hasil pemeriksaan medis, korban meninggal akibat mengalami dehidrasi.

"Menurut laporan sementara meninggal karena dehidrasi," tuturnya..

Baca juga: Jelang Tahun Ajaran Baru, Toko Seragam di Tulungagung Mulai Ramai Pembeli

Terkait status ibadah haji, Suryani mengungkapkan bahwa almarhum telah selesai melaksanakan wukuf di Padang Arafah dan hajinya tetap sah. Sedangkan untuk rangkaian ibadah seperti mabit, lempar jumrah, tawaf ifadah dan sa'i akan dibadalkan oleh petugas resmi negara.

\

"Penyempurnaan haji almarhum akan dibadalkan oleh petugas resmi dari negara," ungkapnya.

Hingga saat ini sudah terdapat dua jemaah haji asal Tulungagung yang meninggal dunia. Suryani mengimbau kepada seluruh jemaah untuk selalu menjaga kesehatan tubuh dan banyak minum air agar terhindar dari dehidrasi. Cuaca di Arab Saudi saat ini bisa mencapai 40 derajat.

Baca juga: Lama Tak Buka Kios, Ratusan Pedagang Pasar Tradisional di Tulungagung Ditegur

"Kami mengimbau kepada jemaah untuk banyak minum air agar terhindar dehidrasi, karena cuaca di Arab Saudi saat ini cukup panas," pungkasnya.

 

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Tulungagung

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler