Pixel Code jatimnow.com

Jangan Anggap Sepele, Pakar Sebut Eksim Pengaruhi Kualitas Hidup Anak

Editor : Ni'am Kurniawan   Reporter : Dadang Kurnia
Mustela menggelar kampanye edukasi bertajuk 'Together for Atopic Skin'. (Foto: Dadang Kurnia/ jatimnow.com)
Mustela menggelar kampanye edukasi bertajuk 'Together for Atopic Skin'. (Foto: Dadang Kurnia/ jatimnow.com)

jatimnow.com – Dermatitis atopik atau eksim kerap kali dianggap sebagai masalah kulit kering biasa oleh sebagian orang. Padahal, kondisi peradangan kulit kronis ini dapat berdampak signifikan pada kualitas hidup anak, mulai dari gangguan tidur hingga memicu stres bagi seluruh anggota keluarga.

Merespons urgensi tersebut, Mustela menghadirkan kampanye edukasi bertajuk 'Together for Atopic Skin' melalui sebuah pertemuan interaktif di Surabaya. Gerakan edukasi ini bertujuan membantu keluarga Indonesia mengenali sinyal eksim lebih dini, memahami pentingnya perawatan skin barrier, dan mendapatkan akses informasi medis yang tepercaya.

Menurut data American Academy of Dermatology, diperkirakan 1 dari 5 anak mengalami dermatitis atopik. Risiko ini melonjak pada anak yang memiliki riwayat genetik alergi, asma, atau eksim di dalam keluarga.

Dokter spesialis kulit yang tergabung dalam Mustela Medical Advisory Board, dr. FX Clinton, menegaskan bahwa pada penderita eksim, terjadi kerusakan fungsi sawar kulit atau skin barrier yang memicu inflamasi.

"Banyak orang tua mengira ini hanya kulit kering biasa. Padahal, kondisi ini membuat kulit terasa sangat tidak nyaman, terutama bagi anak-anak yang belum bisa mengungkapkan apa yang mereka rasakan," terang dr. Clinton.

Hal senada disampaikan Dokter spesialis anak, dr. Fihzan Ginting. Menurutnya, eksim yang tidak tertangani dengan baik akan meluas dan merusak kualitas tidur anak, mood, hingga kedekatan dengan orang tua.

"Perawatan kulit atopik harus dilakukan secara konsisten, bukan hanya saat kambuh. Penting untuk memilih produk yang dirancang khusus untuk kulit atopik dengan formulasi lembut untuk penggunaan sehari-hari," jelas dr. Fihzan.

Melalui kampanye ini, Mustela menyoroti satu fakta medis krusial, yakni pentingnya menjaga mikrobiom kulit. Pada penderita atopik, kerap terjadi ketidakseimbangan ragam mikrobiom, dimana bakteri jahat seperti Staphylococcus aureus mendominasi dan menjadi biang keladi peradangan.

Baca juga:
Makuku Gandeng RSIA Putri Surabaya Bantu Konsultasi Gratis Anak

Oleh karena itu, menyeimbangkan mikrobiom adalah kunci untuk mencegah eksim kembali kambuh. Sebagai solusi menyeluruh, Mustela yang didistribusikan di Indonesia oleh PT Interbat, menghadirkan lini perawatan khusus bertajuk Mustela Stelatopia.

Brand Manager Mustela, Indira Natalia, menjelaskan bahwa inovasi dari Mustela ini tidak hanya diperuntukkan bagi bayi, tetapi juga aman digunakan oleh orang dewasa.

"Karena dermatitis atopik bisa diturunkan secara genetik, produk yang dapat digunakan oleh seluruh keluarga dari bayi baru lahir hingga orang dewasa bisa menjadi solusi yang sangat praktis," ujar Indira.

Lini perawatan Mustela Stelatopia mengandalkan kombinasi bahan aktif alami avocado perseose (dari alpukat organik) dan sunflower oil distillate.

Pada inovasi terbarunya, yakni Stelatopia+ Emollient Cream, Mustela menambahkan kandungan prebiotik bioecolia yang berfungsi khusus menjaga keseimbangan mikrobiom kulit, serta triple lipid complex untuk menutrisi lipid esensial. Formula ini lahir dari proses studi klinis selama 10 tahun bernama Evaluation of Early Infant Life: The Skin (E.V.E.I.L.S) 

Tidak berhenti pada inovasi produk, Mustela juga berkomitmen menyediakan ruang konsultasi dan komunikasi dua arah bagi para orang tua.

“Di era informasi yang cepat, orang tua membutuhkan rujukan yang tepercaya. Para orang tua dapat berkomunikasi langsung dengan kami melalui Instagram dan TikTok resmi Mustela. Kami berharap kampanye ini menjadi tempat bagi keluarga untuk belajar dan merasa ditemani,” tutup Indira.