Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

Kamis, 19 Mar 2026 16:23 WIB
Reporter :
Dadang Kurnia
Petugas memantau distribusi LPG 3 kilogram (ilustrasi). (Foto: Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus fof jatimnow.com)

jatimnow.com - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disdagkop UM) Kabupaten Bojonegoro, Ahmadi menyebut, kelangkaan LPG 3 kilogram di wilayahnya murni disebabkan oleh faktor alam, bukan penimbunan.

Pernyataan tersebut sebagai jawaban atas keluhan masyarakat Kabupaten Bojonegoro terkait kelangkaan gas melon dalam beberapa hari terakhir. Ahmadi pun memastikan, untuk saat ini pasokan gas LPG 3 kilohram di Bijonegoro berangsur normal.

"Ada keterlambatan distribusi dari Pertamina karena cuaca buruk di perairan, sehingga kapal pengangkut tidak bisa bersandar tepat waktu,” jelas Ahmadi.

Baca juga: Kecewa Suami Selingkuh, TKW Asal Bojonegoro Ratakan Rumah dengan Alat Berat

Meski sempat tersendat, Ahmadi memastikan proses pemulihan telah berjalan sejak pertengahan Maret. Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) dilaporkan mulai terisi penuh pada Minggu (15/3/2026), dan distribusi masif ke agen serta pangkalan resmi langsung dikebut keesokan harinya.

Guna mencegah kejadian serupa, Ahmadi menyebutkan, Disdagkop UM telah mengajukan permintaan penambahan kuota LPG 3 kg kepada Pertamina Patra Niaga sebesar 3.879 Metrik Ton (MT).

Baca juga: Hilang Saat Berenang di Bengawan Solo, Pemuda Bojonegoro Ditemukan Meninggal

Saat ini, pihaknya bersama instansi terkait juga rutin menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke lapangan untuk memantau kelancaran distribusi dan menstabilkan harga agar tidak melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Bojonegoro

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler