jatimnow.com – Rumah yang selama ini menjadi simbol perjuangan bekerja di negeri rantau justru berakhir di bawah "gigitan" excavator. Peristiwa ini terjadi di Desa Tlogoagung, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro, Senin (6/7/2026).
Seorang perempuan yang merupakan mantan Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Taiwan memutuskan merobohkan rumah yang dibangun dari hasil kerja kerasnya. Keputusan itu diduga dipicu rasa kecewa setelah mengetahui suaminya diduga menjalin hubungan dengan perempuan lain.
Sejak pagi, lokasi pembongkaran berubah bak tontonan warga. Ratusan orang berdatangan untuk menyaksikan proses perobohan rumah menggunakan alat berat. Bukan proyek pembangunan, melainkan pembongkaran rumah yang masih berdiri kokoh.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, perempuan tersebut bertahun-tahun bekerja di Taiwan dan rutin mengirimkan uang kepada suaminya yang berinisial PR untuk mewujudkan rumah impian mereka di kampung halaman.
Namun, impian itu berubah menjadi kekecewaan setelah ia pulang ke Indonesia. Dugaan perselingkuhan sang suami disebut menjadi pemicu retaknya rumah tangga mereka hingga berujung pada keputusan merobohkan rumah tersebut.
"Gara-gara suaminya diduga selingkuh, rumahnya mau dirobohkan," ujar Habibi, salah seorang warga di lokasi.
Baca juga:
Ibu Hamil Juga Dianiaya Suami yang Selingkuh, Polisi Tetapkan 2 Tersangka
Pantauan di lapangan, excavator mulai merobohkan bangunan sedikit demi sedikit, sementara warga terus berdatangan. Kerumunan yang cukup banyak membuat aparat kepolisian turun mengamankan lokasi agar proses pembongkaran berlangsung tertib.
Kapolsek Kedungadem, AKP Suiswanto, membenarkan adanya pengamanan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pembongkaran rumah dilakukan berdasarkan kesepakatan tertulis antara suami dan istri.
"Kami sudah menyiagakan anggota di lapangan. Terkait perobohan rumah tersebut, sebenarnya sudah ada kesepakatan tertulis antara kedua belah pihak, baik suami maupun istri. Kendati demikian, kami tetap melakukan pengamanan di lokasi," ujarnya.
Baca juga:
Suami Diduga Selingkuh, Ibu Hamil 7 Bulan di Ponorogo Dibogem Pegawai Karaoke
Menurut AKP Suiswanto, persoalan rumah tangga pasangan itu bermula ketika sang istri pulang dari Taiwan dan mengetahui dugaan perselingkuhan suaminya. Berbagai upaya penyelesaian secara damai tidak membuahkan hasil hingga akhirnya keduanya sepakat merobohkan rumah tersebut.
"Pada intinya, pasangan suami istri ini sudah sepakat untuk merobohkan rumah mereka," pungkasnya.
Hingga berita ini ditulis, proses pembongkaran masih berlangsung. Bangunan yang dulunya menjadi lambang hasil kerja keras di negeri orang kini perlahan rata dengan tanah, sekaligus menjadi penutup kisah rumah tangga pasangan tersebut. Ironisnya, rumah yang susah payah dibangun bertahun-tahun itu hanya membutuhkan waktu beberapa jam untuk menjadi puing.