Hiswana Migas Besuki Tinjau Sejumlah SPBU di Jember, Ingatkan Tak Timbun BBM

Sabtu, 07 Mar 2026 11:25 WIB
Reporter :
Sugianto
Hiswana Migas Besuki tinjau beberapa SPBU di Jember (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Besuki meninjau langsung sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah perkotaan Jember. Peninjauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) sekaligus mengingatkan oknum agar tidak melakukan penimbunan.

Ketua DPC Hiswana Migas Besuki, Ikbal Wilda Fardana, mengatakan peninjauan dilakukan di empat SPBU, yakni SPBU Basuki Rahmat Sabtuan, Tegal Besar, Gajah Mada, dan Ahmad Yani. Langkah tersebut dilakukan menyusul antrean kendaraan yang cukup panjang di beberapa SPBU dan dikeluhkan masyarakat.

Menurut Ikbal, dari hasil pengecekan di lapangan diketahui stok BBM di SPBU masih aman dan bahkan mencapai belasan ribu kiloliter.

Baca juga: Gudang Pengering Tembakau di Jember Terbang dan Timpa Rumah Warga

“Masih ada belasan ribu, dan kami cek tadi kita tanya ke pihak SPBU pengiriman sudah mau masuk Jember dan tidak akan kekurangan,” ujarnya, Jumat (6/3/2026) malam.

Ia menegaskan, pihaknya telah meminta pengelola SPBU untuk tidak lagi melayani pembelian oleh tengkulak agar distribusi BBM kepada masyarakat berjalan lebih lancar.

“Kami harap masyarakat tidak panic buying, kemudian kami minta tetap tenang karena stoknya aman. Lalu, ada SPBU yang sempat melayani tengkulak kini sudah tidak melayani,” tegasnya.

Selain itu, sejumlah pembelian dengan wadah logam maupun kendaraan tertentu yang diduga digunakan untuk penimbunan juga tidak lagi dilayani di SPBU.

Baca juga: Bupati Gus Fawait Minta Warga Jember Tak Terpancing Isu Kelangkaan BBM

“Khususnya bagi pembeli dengan wadah logam dan kendaraan jenis Thunder juga sudah tidak dilayani saat ini agar memperlancar pembelian masyarakat,” tambahnya.

\

Ikbal juga memberikan peringatan keras kepada pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan situasi dengan menimbun BBM demi keuntungan pribadi.

“Kami imbau para oknum untuk tidak menimbun BBM. Jika ditemukan kondisi tersebut maka akan dikenakan sanksi sesuai aturan dan aparat penegak hukum yang bertindak,” ujarnya.

Baca juga: Bupati Jember Pastikan Stok BBM Aman, Warga Diminta Tak Terpancing Isu

Selain itu, masyarakat juga diminta melaporkan apabila menemukan penjualan BBM eceran dengan harga tidak wajar. Laporan dapat disampaikan melalui kanal Wadul Gus’e maupun call center Pertamina di nomor 135.

Ikbal mengungkapkan pihaknya menerima informasi bahwa harga BBM eceran di sejumlah tempat telah mencapai Rp25 ribu per liter. Karena itu, masyarakat disarankan membeli BBM langsung di SPBU.

“Kami memang menerima informasi bahwa banyak yang menyampaikan harga eceran BBM sudah menembus Rp25 ribu per liter, maka kami sarankan tetap membeli di SPBU karena stoknya melimpah,” pungkasnya.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Jember

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler