Konflik Global Memanas, Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman Terkendali

Kamis, 05 Mar 2026 20:46 WIB
Reporter :
Ali Masduki
Pertamina Jatimbalinus menjamin stok BBM aman untuk 13 hari ke depan meski ada dinamika geopolitik global. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah belakangan ini memicu kekhawatiran atas rantai pasok energi global. Namun, masyarakat di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) tidak perlu cemas soal ketersediaan bahan bakar di SPBU.

Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi stok BBM di area tersebut tetap stabil dan terkendali meski kondisi dunia sedang dinamis.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyatakan ketahanan energi saat ini berada pada level aman.

Baca juga: Pastikan Dapur Tetap Ngebul, PGN Kawal Keandalan Gas Bumi Selama Lebaran 2026

Kondisi tersebut diperkuat dengan pola build up stock atau penumpukan cadangan yang sudah dilakukan sejak sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.

"Rata-rata ketahanan stok kami sanggup memenuhi kebutuhan warga, terutama menghadapi lonjakan konsumsi saat Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Ketersediaan ini kami jaga lewat pasokan rutin yang terjadwal sesuai rencana suplai awal," ujar Ahad melalui siaran pers, Kamis (05/3/2026).

Untuk mengawal kelancaran di lapangan, Pertamina mulai mengaktifkan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) pada 9 Maret mendatang.

Baca juga: PGN Masuk Jajaran Elite Bisnis Asia Pasifik 2026

Tim khusus ini bakal memelototi kesiapan infrastruktur dan layanan energi di sepanjang jalur mudik hingga balik.

\

Strategi distribusi juga tidak dilakukan secara kaku. Pertamina menerapkan metode RAE (Regular, Alternative, dan Emergency) untuk mengantisipasi sumbatan distribusi di lapangan.

Skema itu memungkinkan adanya jalur alternatif atau tindakan darurat jika jalur utama pengiriman BBM mengalami kendala tak terduga.

Baca juga: Gandeng Pertamina, DPC Hiswana Migas Malang Siapkan Ribuan Snack untuk Jamaah NU

"Sejauh ini penyaluran ke setiap SPBU berjalan lancar. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengantisipasi gangguan teknis maupun non-teknis di rantai pasok," tambah Ahad.

Selain memperketat manajemen risiko dan keamanan aset, Pertamina mengimbau konsumen agar tidak melakukan pembelian berlebih secara panik (panic buying). Masyarakat diminta membeli BBM sesuai kebutuhan normal karena stok di tangki penyimpanan dipastikan mencukupi.

Jika warga menemui kendala pelayanan atau kejanggalan di SPBU, Ahad menyarankan untuk langsung melapor melalui Pertamina Contact Center di nomor 135.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Surabaya

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler