Gandeng Pemkab, Bulog Tulungagung Gelar Gerakan Pasar Murah

Sabtu, 14 Feb 2026 08:05 WIB
Reporter :
jatimnow.com
Foto: Kegiatan gerakan pasar murah yang digelar Bulog Tulungagung. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Bulog Tulungagung dan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) beserta Tim Satgas Pangan menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM). Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kecamatan Sumbergempol. Sejumlah bahan pokok makanan dijual dengan harga relatif murah. Gelaran GPM ini diharapkan dapat menekan kenaikan harga kebutuhan pangan sekalius menekan laju inflasi.

Kepala DKP Kabupaten Tulungagung, Sony Welly Ahmadi, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk intervensi dari pemerintah untuk menekan kenaikan harga pangan yang saat ini cenderung mulai meningkat.

“Kami dari Pemkab, Bulog dan Satgas pangan melakukan intervensi agar kenaikan harga tidak naik signifikan,” ujarnya, Jumat (13/2/2025).

Baca juga: Aktivitas Pondok Ramadan Siswa SLB B di Tulungagung, Mengaji Al-Quran Braille

Sony mengakui menjelang bulan Ramadan sekarang harga sejumlah komoditas pangan mulai merangkak naik.
“Karena itu, kami menggelar DKP bagi masyarakat dengan harga di bawah harga pasar,” tambahnya.

Dari hasil sidak di sejumlah pasar, sejumlah komoditas pangan yang mulai mengalami kenaikan di antaranya cabe merah dan telur. Cabe merah saat ini di pasar harganya sudah melambung Rp85 ribu perkilogram. Begitu pun dengan telur ayam yang saat ini Rp32 ribu per kilogram.

“Kami di gelaran GPM menawarkan harga cabe merah yang relatif murah. Hanya Rp 70 ribu per kilogram. Telur juga begitu, ditawarkan di bawah harga pasar saat ini,” paparnya.

Baca juga: Gagal Cek Rekening, Ratusan Penerima BPNT Datangi Dinsos Tulungagung

Sementara itu, Pimpinan Cabang Bulog Tulungagung, Yonas Haryadi. Ia mengatakan gelaran GPM sebelum bulan Ramadan merupakan wujud kehadiran pemerintah bagi masyarakat.

\

“Hadir untuk mencegah lonjakan harga agar tidak terlalu tinggi, kemudian mencegah kelangkaan barang dan untuk menyediakan stok yang cukup bagi warga saat jelang Ramadan,” bebernya.

Bulog Tulungagung saat ini menyediakan kebutuhan beras dan minyak goreng yang cukup bagi masyarakat.

Baca juga: Guru PPPK Paruh Waktu Tulungagung Menjadi Tersangka Perzinahan di Tuban

“Jadi jangan khawatir. Minyak goreng Minyakita tiap minggu masuk Tulungagung. Bisa sampai dua kontainer,” tuturnya.

Lebih lanjut Yonas menandaskan, untuk kebutuhan pangan dari Bulog tidak ada kenaikan harga. Beras SPHP ditawarkan pada warga seharga Rp58 ribu per lima kilogram. Sedang untuk Minyakita seharga Rp15.700 per liternya.

‘Memang ada indikasi kenaikan harga. Tetapi kenaikan itu bukan dari produsen Bulog. Seperti cabe yang sekarang jadi topik karena harganya sama dengan rasanya yang pedas,” pungkasnya

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Tulungagung

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler