Siswa SMPN 1 Umbulsari Jalani Perawatan Pasca Dugaan Keracunan MBG

Sabtu, 07 Feb 2026 13:59 WIB
Reporter :
Sugianto
Foto: Siswa dirawat di Puskesmas Umbulsari (Atta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Pasca dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Umbulsari 2 Jember, beberapa siswa menjalani perawatan di puskesmas setempat.

Hingga Jumat 7 Februari 2026 tercatat masih tersisa 3 orang siswa yang sedang menjalani perawatan intensif di puskesmas. Dari total 99 siswa dan 13 guru yang diduga keracunan MBG dari SPPG Umbulsari 2, rata-rata semuanya mengeluh sakit dan mengalami mual, diare, pusing dan muntah.

Pihak sekolah menyatakan masih menunggu arahan lanjutan dari Satgas MBG, termasuk keputusan penghentian sementara distribusi MBG selama sekitar satu pekan untuk menghindari trauma dan memastikan kondisi siswa benar-benar pulih.

Baca juga: SDN Pecoro 02 Jember Disegel Ahli Waris, Pemkab Pastikan Siswa Tetap Sekolah

“Total ada 112 orang, terdiri dari 99 siswa dan 13 guru, dari total penerima manfaat MBG di sekolah kami sebanyak 912 paket. Keluhan yang muncul bervariasi, mulai dari mual, muntah, hingga diare,” kata Kepala SMPN 1 Umbulsari, Mamik Sasmiati, Jumat (6/2/2026).

Pihak Satgas MBG Kabupaten Jember juga melakukan inspeksi mendadak ke sekolah tersebut dan lokasi SPPG Umbulsari 2 di Jalan Ahmad Yani Dusun Sumberejo Desa/Kecamatan Umbulsari.

Ketua Satgas MBG Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman menyampaikan, kehadiran Satgas merupakan bentuk pembinaan terhadap SPPG di Kabupaten Jember, menyusul adanya dugaan kejadian luar biasa (KLB) gangguan pencernaan akibat MBG.

Baca juga: Kejahatan Online Meningkat, Indosat Hadirkan IM3 SATSPAM+

“Kami hadir atas perintah pimpinan, Bapak Bupati dan BGN, untuk melakukan cek lapangan sekaligus pembinaan," jelasnya.

Helmi menyebut, saat ini pihak puskesmas dan Dinas Kesehatan Jember masih melakukan uji lab terhadap sisa muntahan siswa yang sedang perawatan, karena sisa makanan tidak tersedia.

\

“Ini menjadi pembelajaran agar ke depan kualitas layanan makanan bergizi lebih ketat," ujaf Helmi.

Selain itu, Helmi juga mengungkapkan, meski perizinan operasional SPPG telah dipenuhi, dokumen Surat Layak Higienis Sanitasi (SLHS) masih dalam proses dan telah dikroscek oleh Dinas Kesehatan.

Baca juga: Pemkab Jember Fasilitasi Warga Bertemu BPN, Bahas Solusi Banjir

Hingga kini, hasil pemeriksaan laboratorium masih ditunggu untuk memastikan penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami para siswa dan guru.

Sementara distribusi MBG di SMPN 1 Umbulsari dihentikan sementara sambil menunggu evaluasi dan rekomendasi resmi dari Satgas MBG dan Dinas Kesehatan.

Saat dikonfirmasi, Pihak SPPG juga enggan memberikan keterangan terkait dugaan keracunan yang menimpa sejumlah siswa dan guru.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Jember

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler