KRI Sultan Iskandar Muda-367 Tuntaskan Tugas Pamungkas PBB di Lebanon

Kamis, 05 Feb 2026 23:14 WIB
Reporter :
Ali Masduki
Kepulangan unsur Satkor Koarmada II ini disambut lewat upacara militer di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (5/2). (Foto: Dispen Koarmada II/jatimnow.com)

jatimnow.com - Indonesia resmi menarik kesatuan maritim terakhirnya dari perairan Lebanon. Prajurit KRI Sultan Iskandar Muda-367 (KRI SIM-367) mendarat kembali di tanah air setelah merampungkan mandat dalam Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL.

Kepulangan unsur Satkor Koarmada II ini disambut lewat upacara militer di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (5/2).

Kehadiran KRI Sultan Iskandar Muda-367 di Lebanon bukan sekadar patroli rutin. Kapal perang ini menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan laut serta mengawal kedaulatan wilayah perairan di area operasi PBB.

Baca juga: Pimpinan ITS Ngangsu Kawruh di Kapal Perang Koarmada II

Misi kali ini memiliki bobot sejarah yang kuat karena menjadi unit maritim penutup dalam rangkaian kontribusi panjang Indonesia di bawah bendera UNIFIL.

Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI, Letjen TNI Bobby Rinal Makmun, yang memimpin upacara penyambutan, memberikan penghormatan tertinggi atas dedikasi seluruh personel.

Menurutnya keberhasilan ini sebagai bukti nyata bahwa profesionalisme prajurit TNI Angkatan Laut diakui secara global.

Baca juga: Pangkoarmada II Terima Satya Lancana Wirakarya dari Presiden Prabowo Subianto

Di lapangan, Letkol Laut (P) Anugerah Annurullah selaku Komandan KRI SIM-367 sekaligus Dansatgas, memimpin langsung barisan prajurit yang telah berbulan-bulan mengarungi perairan internasional.

\

Keberhasilan mereka juga mendapat apresiasi langsung dari Danguspurla Koarmada II, Laksma TNI Endra Hartono, yang hadir menyaksikan kepulangan para penjaga perdamaian tersebut.

"Keberhasilan ini membuktikan kesiapan tempur dan kapabilitas diplomasi maritim kita di level dunia," ujar Laksma TNI Endra Hartono saat memberikan apresiasi kepada para prajurit.

Baca juga: Aksi Heroik KRI Hiu-634 Selamatkan Wanita dari Kapal Mati Mesin

Selama bertugas, kapal perang ini memikul tanggung jawab berat, mulai dari pengamanan wilayah perairan dari ancaman ilegal hingga mendukung kedaulatan maritim Lebanon.

Pencapaian ini mempertegas posisi Indonesia sebagai negara yang aktif berperan dalam stabilitas keamanan global, sekaligus menunjukkan kemandirian alutsista serta ketangguhan personel Koarmada II dalam mendukung kebijakan pertahanan negara

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler