jatimnow.com-Sejumlah sekolah di Tulungagung diusulkan oleh pihak desa untuk menjadi lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Terdapat 9 Sekolah Dasar (SD) yang diusulkan menjadi lokasi pembangunan KDMP.
Plt Dinas Pendidikan (Disdik) Tulungagung, Sukowinarno mengatakan, beberapa waktu telah dilakukan rapat membahas tentang progres KDMP di Tulungagung. Tercatat ada sembilan SD yang diusulkan menjadi lokasi pembangunan gerai KDMP.
"Memang kami mendata ada sembilan SD yang diusulkan untuk menjadi KDMP," ujarnya, Selasa(27/1/2026).
Baca juga: Pasca Kejadian Keracunan, 3 SPPG di Tulungagung Berhenti Beroperasi
Sembilan SD yang direncanakan alih fungsi menjadi gerai KDMP diusulkan oleh pemerintah desa. Pasalnya, lahan yang digunakan SD tersebut berstatus Tanah Kas Desa (TKD).
"Status tanahnya milik desa tapi bangunannya dibangun oleh Pemkab Tulungagung," terangnya.
Salah satu penyebab SD diusulkan menjadi lokasi pembangunan KDMP adalah aset tanah pemerintah desa yang terbatas. Makanya beberapa SD yang sudah tidak digunakan kegiatan belajar mengajar (KBM) diusulkan menjadi gerai KDMP.
Baca juga: Kasus Keracunan Siswa di Tulungagung Terjadi Lagi, Dinkes Ambil Sampel ke SPPG
"Dari sembilan SD yang diusulkan, ada enam SD yang sudah clear karena tidak ada kegiatan KBM," jelasnya.
Namun Suko mencatat ada tiga SD yang belum clear karena masih terdapat KBM. Sehingga ada sedikit gejolak dari wali murid dan komite sekolah karena pemerintah desa mengusulkan lahan tersebut menjadi KDMP.
"Beberapa wali murid menyampaikan aspirasi yang beragam. Ada juga yang keberatan dengan alasan SD masih digunakan untuk pendidikan," paparnya.
Baca juga: Tak Alami Efesiensi, Ini Besaran Banpol yang Diterima Parpol di Tulungagung
Disdik Tulungagung akan melakukan kajian kembali terhadap SD yang diusulkan menjadi lokasi pembangunan gerai KDMP. Meski KDMP merupakan PSN, tapi pendidikan juga merupakan hak dasar yang dijamin negara.
"Kami ingin bahas ini lebih lanjut untuk mencari solusi yang terbaik. Sehingga KDMP bisa berjalan dan pendidikan anak tidak terganggu," pungkasnya.