PGN Salurkan Gas ke BMI Lamongan, Biaya Produksi Mulai Turun

Jumat, 02 Jan 2026 14:09 WIB
Reporter :
Ali Masduki
PGN resmi menyalurkan gas bumi ke PT Bumi Menara Internusa (BMI) Lamongan. (Foto: PGN/jatimnow.com)

jatimnow.com - Awal 2026 membawa perubahan nyata bagi industri di Lamongan. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) resmi menyalurkan gas bumi ke PT Bumi Menara Internusa (BMI) Lamongan, membuka jalan bagi operasional pabrik yang lebih efisien dan stabil.

Gas pertama mengalir pada 1 Januari 2026, menandai babak baru pemanfaatan energi bersih di kawasan industri pesisir utara Jawa Timur.

Pada tahap awal, BMI Lamongan menggunakan sekitar 15.000 meter kubik gas bumi per bulan. Angka ini bukan batas akhir.

Baca juga: Bon Ami Surabaya Pilih Gas Bumi PGN, Masak Lebih Cepat Tanpa Jeda

Seiring penyesuaian proses produksi dan peningkatan kapasitas, konsumsi ditargetkan tumbuh bertahap hingga 80.000 meter kubik per bulan.

Bagi industri pengolahan, pasokan energi yang konsisten berarti waktu henti produksi bisa ditekan dan biaya operasional lebih terkendali.

Area Head PGN Bojonegoro, Faishal Arief, menyebut penyaluran gas ini sebagai jawaban atas kebutuhan industri akan energi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Baca juga: PGN Borong Apresiasi BPH Migas 2025, Fokus Swasembada Energi Nasional

“Gas bumi memberi kepastian pasokan bagi industri. Efisiensi operasional meningkat dan arah transisi energi nasional bisa dijalankan dari level pabrik,” kata Faishal.

\

Manfaat tersebut langsung dirasakan oleh pihak BMI Lamongan. Manajemen perusahaan menilai gas bumi membantu menjaga kestabilan proses produksi sekaligus menekan konsumsi energi.

Bagi Lamongan, kerja sama ini lebih dari sekadar urusan teknis energi. Masuknya gas bumi ke sektor industri memperkuat daya saing daerah, membuka peluang ekspansi usaha, dan menciptakan iklim investasi yang lebih sehat.

Baca juga: Libur Nataru Tanpa Waswas, PGN Pastikan Distribusi Gas Bumi Jatim Andal

Industri yang efisien berpotensi menyerap tenaga kerja lebih banyak dan menggerakkan ekonomi lokal.

PGN berharap langkah di BMI Lamongan menjadi pemicu bagi industri lain untuk beralih ke energi yang lebih bersih.

Dari pipa gas yang mulai mengalir hari ini, harapan tumbuh. Industri nasional yang lebih tangguh, biaya produksi yang rasional, dan ekonomi daerah yang bergerak lebih cepat.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Lamongan

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler