jatimnow.com - Pembalakan liar di hutan Resort Pemangku Hutan (RPH) Begal, masuk Desa Begal, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi digagalkan Polsek Kedunggalar.
Satu orang tersangka atas nama Wagimin (60) warga Desa Begal, Kecamatan Kedunggalar diciduk. Namun, satu temannya berhasil kabur.
"Ada dua tersangka illegal logging, Satu orang berhasil kabur, sedangkan satu lainnya tertangkap," kata Kapolsek Kedunggalar, AKP Sukisman, Sabtu (13/10/2018).
Baca juga: Pencurian Baut Jalur Rel Kereta Api di Blitar Digagalkan Warga
Ia menjelaskan, tersangka yang bekerja sebagai petani ini diringkus saat membawa kabur potongan kayu yang diangkut menggunakan sepeda pancal atau onthelnya.
"Pas bawa kabur kayu, tertangkap," terang AKP Sukisman.
Baca juga: Terpergok Kamera CCTV, Pelaku Pencuri Kotak Amal di Tulungagung Ditangkap
Ia menceritakan, Perhutani mendapat laporan ada pembalakan liar yang dilakukan tersangka. Kemudian, Polhut (polisi hutan) melakukan patroli di lokasi
"Setelah dicek di lokasi. Memang benar ada dua orang membawa sepeda. Satu mengangkut kayu jati. Sedangkan yang lainnya membawa gergaji berjalan beriringan," urainya.
Ia menjelaskan, pihak Polhut melakukan penghadangan. "Berhasil menangkap 1 orang dan mengamankan barang bukti. Sedangkan 1 orang lainnya berhasil melarikan diri," ujarnya.
Baca juga: Polisi Bekuk Maling Ngaku Petugas PLN, Beraksi 5 Kali di Tulungagung
Barang bukti yang berhasil disita antara lain, 1 batang kayu jati ukuran 410 m dengan diameter 16 cm, 2 sepeda pancal, 1 gergaji potong.