jatimnow.com - Sejumlah 23 orang yang mendaftar sebagai Bakal Calon Legislatif di Banyuwangi terindikasi masih menjabat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun pegawai badan usaha milik daerah dan atau negara.
Hal itu kemukakan oleh Koordinator Divisi Pencegahan Bawaslu Adreanus Yansen Pale bahwa terdapat 23 Bacaleg berstatus pegawai yang anggarannya bersumber dari keuangan negara.
"Ada sekitar 8 kepala desa, BPD (Badan Permusyawaratan Desa) ada sekitar 12, Kadus 2 orang, BUMDes itu 1 orang," ungkap Ansel sapaan Adreanus di kantornya, Kamis (20/9/2018).
Peraturan tersebut, lanjutnya, selain tertuang dalam Undang-undang pemilu nomor 7 tahun 2017 juga dijelaskan dalam Peraturan KPU nomor 20 tentang pencalonan anggota dewan.
"Sehari sebelum penetapan DCT (Daftar Caleg Tetap) harus sudah mengundurkan diri dari instansi atau lembaga terkait," tegasnya.
Sedangkan untuk nama-nama 23 Bacaleg tersebut telah disetorkannya kepada KPU Banyuwangi untuk dilakukan penelitian lebih mendalam.
Dikonfirmasi terpisah, Komisioner KPU Edi Saiful Anwar mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari Bawaslu tentang 23 Bacaleg yang terindikasi sebagai ASN ataupun sebagai pegawai sebuah badan usaha milik daerah atau negara.
"Dari 23 Bacaleg itu baik yang anggota BPD, Kades, dan pejabat publik sudah selesai semua," katanya.
Sedangkan, kata Edi, untuk jumlah bakal calon legislatif di kabupaten Banyuwangi terdapat 602 orang yang nantinya akan ditetapkan dalam Daftar Caleg Tetap (DCT).
"Untuk pengumumannya akan disampaikan mulai tanggal 21-23 September di laman KPU dan papan pengumuman," ujarnya.
Bawaslu Banyuwangi Temukan 23 Bacaleg Terdaftar Sebagai ASN
Kamis, 20 Sep 2018 17:43 WIB
Reporter :
Hafiluddin Ahmad
Hafiluddin Ahmad
Berita Banyuwangi
Yayasan Astra Gandeng Banyuwangi, 10 Sekolah Dasar Siap Naik Kelas
Sambut Gandrung Sewu Banyuwangi, KAI Beri Diskon Tiket 20 Persen
Menikmati Eksotisme Kopi Banyuwangi Lewat Coffee Lab Kokoon Hotel
MODENA Perluas Jangkauan, Buka Home Center ke-71 di Banyuwangi
Pelindo Tanjung Wangi Buka Buffer Area untuk Urai Kemacetan Ketapang-Gilimanuk
Berita Terbaru
Tekan Bullying, DPRD Gresik Minta Forum Sekolah Aman Masuk Kecamatan
Solusi Tangki Kotor, Electrolux Luncurkan Water Heater Kuras Mandiri
Sentuhan Mesin Khusus dan Digitalisasi untuk Perajin Batik Difabel Situbondo
Alasan GMNI Jember Tolak Undangan Konsolidasi Akbar Polda Jatim
Nama Layanan Imigrasi Berubah, Ini Lokasi Beranda Imigrasi di Jatim
Tretan JatimNow
Terpopuler
#1
BMKG Juanda Ungkap Penyebab Hujan di Surabaya meski Belum Tiba Musimnya
#2
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Dominan Cerah dan Berawan
#3
Pegiat Lingkungan Gresik Raih Penghargaan Sains Air Bergengsi di China
#4
Dugaan Tunggakan Sewa TKD di Jember Dilaporkan Polisi, Eks Pj Kades Klaim Sudah Cicil
#5