jatimnow.com - Bagi petani Keong Mas atau keong racun merupakan hama yang harus dibasmi. Petani bisa mengalami gagal panen jika terserang hewan bercangkang ini.
Namun di tangan sejumlah siswa SMK Pemda Ponorogo, keong racun diubah menjadi menu tongseng. Lalu dijual di restaurant milik SMK setempat. Hasilnya, Keong Mas menjadi menu andalan karena kenyal, lezat dan kaya protein.
Menu ini hadir dari keprihatinan siswa dan guru. Karena serangan hama keong mas yang menyebabkan petani di Ponorogo gagal panen. Para guru dan siswa melakukan penelitian hingga 2 tahun lamanya.
Akhirnya ditemukan menu makanann olahan tongseng keong ini. Caranya pun sederhana. Yakni keong dari sawah disimpan sehari semalam. Selanjutnya keong dicuci bersih dan direbus. Daging keong dikeluarkan dari cangkangnya.
Selanjutnya diambil empedu dan kotoran keong. Karena empedu dan kotoran keong ini sumber dari racun. Setelah racun terbuang, daging keong kembali dicuci bersih dan siap diolah.
Sementara untuk bumbunya, hanya bawang merah, bawang putih, jahe, gula, garam, kemiri dan cabe. Semua bumbu ditumbuk halus, kemudian digoreng. Baru ketika harum, daging keong dimasukkan dan diaduk hingga meresap. Sebagi pelengkap, diberi kecap.
"Rasanya enak. Seperti kerang laut. Ada gurih kenyal-kenyal bagaimana gitu. Ya ini membantu kami petani," kata Wahyudi salah satu petani.
Sementara, salah satu siswa, Eva Agustin, menjelaskan, memang berawal dari keprihatinan. Akhirnya tercipta makanan yang kenyal gurih dan bergizi.
"Rasanya enak dan bergizi," klaimnya.
Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto
Mengolah Hama Jadi Makanan Lezat
Sabtu, 01 Sep 2018 14:54 WIB
Reporter :
Mita Kusuma
Mita Kusuma
Berita Ponorogo
Pengendara Bawah Umur hingga Knalpot Brong Sasaran Operasi Patuh di Ponorogo
Polres Ponorogo Sambangi Gontor, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Polisi Razia Dua Tempat Hiburan Malam di Ponorogo, 40 Pengunjung Dites Urine
Ombudsman Dorong Percepatan Gedung Permanen Sekolah Rakyat Ponorogo
Advokat M Hasim Masuk Bursa Cawabup Ponorogo, Ini Alasan dan Modalnya
Berita Terbaru
Sentuhan Mesin Khusus dan Digitalisasi untuk Perajin Batik Difabel Situbondo
Alasan GMNI Jember Tolak Undangan Konsolidasi Akbar Polda Jatim
Nama Layanan Imigrasi Berubah, Ini Lokasi Beranda Imigrasi di Jatim
BPJS Ketenagakerjaan Juanda Siapkan 6 Agen PERISAI di Sidoarjo
Pemkab Kediri Tinggikan Jalan Pare-Kediri, Siapkan Rp17,8 Miliar untuk Beberapa Ruas
Tretan JatimNow
Terpopuler
#1
BMKG Juanda Ungkap Penyebab Hujan di Surabaya meski Belum Tiba Musimnya
#2
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Dominan Cerah dan Berawan
#3
Pegiat Lingkungan Gresik Raih Penghargaan Sains Air Bergengsi di China
#4
Pembunuhan Ibu dan Anak, Lansia Tenggelam dan Parade Surabaya Juang 2026
#5