jatimnow.com - Rijal (22) warga Desa Kebaman, Kecamatan Srono, Banyuwangi nyaris menjadi korban begal bertopeng saat melintas di Jalan Raya Pekulo, Desa Kepundungan.
Kejadian itu, dialaminya Sabtu, (10/3/2018) dini hari, usai bekerja di Kota Genteng menuju menuju rumahnya di Desa Kebaman.
Setibanya di Jalan Raya Pekulo, tepatnya di sekitar persawahan atau yang diistilahkan oleh masyarakat setempat dengan sebutan 'bulak' yang lokasinya sekitar 500 meter dari pertigaan Pekulo menuju ke arah Kota Srono.
Hal itu dibenarkan oleh pemilik warung disekitar bulak sawah bu Dhani warga Kepundungan. Dia mengaku pernah menjadi korban pencurian beberapa waktu yang lalu.
"Sejak sebulan terakhir di bulak (sawah) sini memang rawan, sekitar setelah jam 8 malam rata-rata, tapi belum sampai ada korban. Ada 2 orang yang hampir jadi korban" ujar Bu Dhani yang mengaku warungnya pernah dibobol maling, Senin (12/3/2018).
"Hampir sebulan yang lalu kompor gas di warung saya ini hilang dan sudah saya laporkan sama pak Wo (Kamituo) desa. Setelah kejadian itu, barang-barang dagangan saya, saya bawa pulang semua meskipun capek tapi yang penting selamat," imbuhnya dengan bahasa Jawa.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Srono, AKP Mulyono mengatakan, pihaknya juga telah mendapatkan kabar bahwa di daerah bulak sawah Pekulo telah ada kejadian yang meresahkan warga dan pengguna jalan yang melintas di daerah tersebut.
"Untuk antisipasi saya perintahkan Kanit Sabhara untuk turun dan mengajak serta masyarakat meskipun tidak ada laporan. Cuma ini informasi kejadian atau rumor yang tidak lapor ke Polsek. Kita tetap antisipasi," terang AKP Mulyono.
Dia menambahkan, apapun informasi yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat pihaknya mengaku akan merima dan merespon secara positif.
Terlebih, kata Mulyono, di sepanjang jalur bulak sawah Pekulo tersebut sedikitnya terdapat 4 Desa. Desa Parijatah Wetan, Parijatah Kulon, Kepundungan, dan Desa Sumbersari.
"Saya maping, dan apabila ada kejadian harus terungkap," katanya saat dihubungi via telepon.
Meskipun demikian, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk menggalakkan kembali ronda malam untuk mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas.
"Jadi tidak harus pos kamling tetapi pos pengamanan swakarsa masyarakat. Seperti di rumah-rumah atau di masjid setiap malam ada orang-orang yang jaga," pesannya.
Berdasarkan data yang himpun jatimnow.com, disepanjang jalur bulak sawah Pekulo tersebut memiliki panjang sekitar 500 meter.
Meskipun di sepanjang jalur tersebut telah dipasangi lampu penerangan jalan tetapi di sisi kanan-kiri jalan terbentang sawah dan kebun warga. Tidak ada satu pun rumah warga, hanya ada beberapa warung milik warga yang buka hingga sore hari.
Reporter: Hafiluddin Ahmad
Editor: Erwin Yohanes
Warga Dihantui Begal Bertopeng di Jalan Sawah
Senin, 12 Mar 2018 16:24 WIB
Reporter :
Erwin Yohanes
Erwin Yohanes
Berita Terbaru
Naik Tipis, Berikut Update Harga Emas Hari Ini
PMI Surabaya Terjunkan Tim Pulihkan Trauma Keluarga Korban KM Virgo Transport 8
Mahasiswa UINSA Demo Tolak Penetapan Rektor, Api Mulai Dinyalakan
Mini Job Fair Surabaya, Rekor UTMB dan Wanita Disekap
Daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027
Tretan JatimNow
Perkuat Reputasi BUMN, Fiona Sari Sabet Apresiasi PR INDONESIA
Verta Mega Arlinsa Comeback di Miss Grand Indonesia 2026
Gabungkan AI dan Robotika, Mahasiswa Surabaya Bikin Robot Catur Pintar
Mengenal Harjot Tunggal Putera, Pengusaha dengan Semangat Melayani
Terpopuler
#1
Mahasiswa UINSA Demo Tolak Penetapan Rektor, Api Mulai Dinyalakan
#2
Prakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini: Batu Paling Sejuk, Mojokerto Cukup Terik
#3
Terlilit Pinjol, Karyawan SPPG di Tulungagung Nekat Gantung Diri
#4
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Suhu Udara Capai 35 Derajat Celcius
#5