Pixel Code jatimnow.com

PMI Surabaya Terjunkan Tim Pulihkan Trauma Keluarga Korban KM Virgo Transport 8

Editor : Ali Masduki   Reporter : Ali Masduki
PMI Surabaya bersama tim gabungan mendampingi keluarga korban KM Virgo Transport 8 di Tanjung Perak. (Foto: PMI for jatimnow com)
PMI Surabaya bersama tim gabungan mendampingi keluarga korban KM Virgo Transport 8 di Tanjung Perak. (Foto: PMI for jatimnow com)

jatimnow.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya memperluas cakupan pendampingan bagi korban dan keluarga penyintas kecelakaan laut KM Virgo Transport 8.

Beroperasi dari Posko BPBD di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, tim relawan berfokus memulihkan trauma emosional sekaligus membantu pencarian anggota keluarga yang hilang.

Dua penanganan utama yang menjadi prioritas meliputi Restoring Family Links (RFL) serta Psychological First Aid (PFA).

RFL berfungsi membuka saluran komunikasi antara penyintas dengan kerabatnya, baik secara langsung di pelabuhan maupun lewat pesan WhatsApp.

Sementara itu, PFA memberikan pertolongan pertama pada kesehatan mental keluarga yang sedang menunggu kepastian nasib sanak saudara mereka.

Keterlibatan PMI Surabaya menjadi bagian dari operasi kemanusiaan terpadu bersama Basarnas, DVI Biddokkes Polda Jatim, KP3 Tanjung Perak, BPBD Jatim dan Kota Surabaya, hingga Dinas Sosial Provinsi Jatim.

Baca juga:
425 Warga Surabaya Raih Penghargaan Usai Donor Darah 50 Kali

Guna menjaga kualitas pelayanan di lapangan, relawan dikerahkan secara bergiliran dalam dua sif sejak pukul 06.00 hingga 22.00 WIB.

Pergantian personel saban pukul 14.00 WIB memastikan kondisi fisik dan mental petugas tetap prima di tengah tingginya tekanan emosional posko bencana.

Interaksi langsung dengan keluarga korban menuntut profesionalisme tinggi dari para relawan. Di balik seragam merah putih, mereka berupaya menahan haru saat mendengarkan kesaksian orang-orang yang kehilangan kontak dengan anggota kerabatnya.

Baca juga:
IKPI Surabaya Gelar Donor Darah, Sumbang Rp50 Juta untuk PMI

"Mendengar cerita dari keluarga penyintas membuat saya terenyuh dan hampir meneteskan air mata," ujar Valysha Shafa Assyifaa, salah satu relawan PMI Kota Surabaya saat bertugas di Posko Tanjung Perak.

Penanganan dampak psikologis ini juga mendapat penguatan dari Dinas Sosial Jawa Timur yang menerjunkan tim pendamping tambahan.

SinComponent lintas instansi tersebut ditargetkan mampu menjaga stabilitas mental para penyintas selama proses pencarian dan pemulihan terus berjalan.