jatimnow.com - Susah mencari pekerjaan membuat Sutrisno (23), warga Desa/Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi depresi dan memilih mengakhiri hidup dengan gantung diri.
Sutrisno baru ditemukan oleh ibu nya sesaat setelah pulang dari hajatan. Ibu korban mendapati anaknya sudah menggantung di kamar.
"Jadi pulang dari hajatan ibu nya Sutrisno menemukan anaknya gantung diri. Dengan menggunakan tali kain berwarna biru pada kayu blandar kamar," kata Kapolsek Pangkur, AKP Samuji, Selasa (10/7/2018).
Baca juga: Mahasiswa Kedokteran Universitas Brawijaya Diduga Bunuh Diri Lompat dari Lantai 6
Ia menjelaskan, setelah mengetahui Sutrisno bunuh diri, keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pangkur.
"Kami datang, kami identifikasi memang murni bunuh diri bukan karena yang lain," terangnya.
Baca juga: UB Perkuat Skrining Mental Maba di Tengah Maraknya Kasus Bunuh Diri Mahasiswa
Ia mengatakan, dari hasil penjelasan sang ibu, anaknya memang depresi. Hal itu ditunjukkan setelah pulang dari Batam.
"Kan ke Batam tujuannya cari kerjaan. Nah ternyata tak diterima kerja. Pulang ke Ngawi sudah depresi. Kemungkinan itu masalah utamanya hingga nekat gantung diri," terangnya.
Baca juga: Remaja Kota Probolinggo Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Lakukan Penyelidikan
Karena itu, keluarga menerimanya sebagai musibah dan membuat surat pernyataan untuk tidak menuntut siapapun.
Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto