jatimnow.com - Cuaca ekstrim yang terjadi di Gunung Bromo memunculkan fenomena embun es, Jumat (21/6/2019). Oleh masyarakat sekitar, embun es ini dikenal dengan sebutan embun upas.
Fenomena embun es atau embun upas ini dibenarkan oleh Kepala Seksi 1 Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS),Sarmin. Menurunya, fenomena tersebut memang kerap kali terjadi setiap tahunya saat memasuki musim kemarau.
Baca juga: Fenomena Bromo Bersalju Pertama di 2026 Hipnotis Wisatawan
"Fenomena embun es terjadi pada saat dini hari sampai sebelum matahari terbit. Jadi waktunya sangat pagi sekali," katanya, Jum'at (21/6/2019).
Sarmin mengatakan, munculnya embun es di wilayah kawasan Bromo ini dipicu oleh suhu dibawah 5-0 derajat. Sehingga embun yang biasanya muncul di pagi hari membeku.
Baca juga: Yadnya Kasada 2026: 3 Dukun Pandita Baru Suku Tengger Resmi Dikukuhkan
"Embun akan terlihat di rerumputan, lautan pasir dan juga dedaunan di pepohonan terutama di wilayah kawasan lautan pasir atau caldera," ujarnya.
Baca juga: Merawat Tradisi Leluhur, Ribuan Warga Tengger Gelar Yadnya Kasada di Bromo
Sarmin mengaku, fenomena embun es hanya terjadi dimusim kemarau terhitung sejak akhir Mei. Fenomena embun es ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, baik asing maupun lokal.
"Karena itu merupakan fenomena langka yang ada di wilayah kawasan Bromo," imbuhnya.