jatimnow.com - Pelarangan penggunaan aplikasi Global Positioning System (GPS) atau aplikasi peta petunjuk arah di smartphone membuat resah para pengemudi ojek online.
Para driver ojek online mengandalkan aplikasi ini sebagai penunjuk arah untuk mencari alamat. Beberapa diantaranya kerap mengakses aplikasi dalam HPnya saat berkendara. Hal ini dinilai sangat membahayakan.
Menanggapi hal itu, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan, pelarangan penggunaan GPS sebenarnya pada saat posisi pegemudi sedang berjalan. Namun, jika sopir Hendak menggunakannya, harus dalam keadaan kendaraan berhenti.
"GPS itu boleh tapi berhenti. Jangan pas lagi jalan sambil pakai GPS. Kalau ngomong larangan GPS itu bukan larangan, tapi larangan saat mengendarai. Kalau mau pakai GPS pakai aja. Jadi gak di kontroversikan," jelasnya saat di Surabaya, Senin (4/2/2019).
Kendati demikian, Budi menjelaskan bahwa alasan utama pelarangan menggunakan GPS adalah untuk keselamatan bagi para pengendaranya. Tidak ada pengecualian apa pun yang diperbolehkan untuk menggunakan GPS.
"Gak, gak bisa. Harus berhenti," tegasnya.
"Jadi kalau biasanya nganter orang setengah jam, kalau berhentinya 3 kali ya tambah 6 menit gak apa-apa," jelasnya.
Tak hanya itu, peraturan pelarangan ini bukan hanya berlaku untuk para pengemudi ojek online namun juga taksi online, serta pengendara umum lainnya.
"Sama mobil juga. Jangan dianggap serem lah," pungkasnya.
Larangan Penggunaan GPS saat Berkendara Jadi Polemik, Ini Kata Menhub
Senin, 04 Feb 2019 15:50 WIB
Reporter :
Arry Saputra
Arry Saputra
Berita Terbaru
178 Bidang Tanah di Tulungagung Tak Bisa Sertifikasi Wakaf, Ini Penyebabnya
Puluhan Rumah di Tulungagung Rusak Akibat Angin Puting Beliung
Jembatan Gantung Diperbaiki, Warga di Jember Harap Pemerintah Bangun Permanen
Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan
Harga Emas Selasa 13 Januari 2026 dan Catatan untuk Investor
Tretan JatimNow
Konsisten Memberdayakan Kaum Hawa, Reny Widya Lestari Raih AWEN Award 2025
Aura Sinta Raih Emas Pada Ajang AKF China Setelah Gagal di Porprov Jatim
Kisah inspiratif Dokter Gigi Zahra, Sang Dokter Gigi Bawa Misi Kemanusiaan
Agus Hermanto, Guru Pelosok Banyuwangi Sang Penjaga Mimpi Anak Desa
Terpopuler
#1
Proyek Dam Pelimpah Jember Senilai Rp15 M Ambrol, Komisi D DPRD Jatim Segera Cek
#2
Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan, Waspadai Hujan Ringan
#3
Jagal Pegirian Keler Sapi Hidup ke Gedung DPRD Surabaya, Tolak Relokasi
#4
Profil AKBP Ramadhan Nasution, Kapolres Gresik Baru Gantikan AKBP Rovan Richard
#5