jatimnow.com - Dinamika harga kebutuhan pokok di tingkat konsumen di Jawa Timur kembali menunjukkan pergerakan yang bervariasi pada sejumlah komoditas pangan utama dan bahan penting lainnya. Berdasarkan laporan data harga rata-rata yang dirilis melalui Siskaperbapo, pergerakan harga hari ini memperlihatkan tren naik dan turun yang cukup signifikan pada sektor peternakan, hortikultura, hingga bahan bangunan dan pupuk non-subsidi.
Kondisi ini mencerminkan adanya penyesuaian mekanisme pasar yang dipengaruhi oleh tingkat pasokan dan permintaan di berbagai wilayah kabupaten dan kota di seluruh penjuru provinsi.
Berdasarkan analisis pergerakan harga sembako, sektor peternakan dan komoditas hewani mencatatkan koreksi harga yang cukup mencolok dibandingkan hari sebelumnya. Harga daging ayam ras terpantau mengalami penurunan sebesar Rp1.157 atau sekitar 3,10 persen, dari posisi sebelumnya di angka Rp37.334 per kilogram, kini berada di kisaran Rp36.177 per kilogram. Penurunan yang lebih dalam juga terjadi pada daging ayam kampung yang merosot tajam sebesar Rp4.157 atau 5,93 persen, sehingga rata-rata penjualannya turun dari Rp70.034 menjadi Rp65.878 per ekor.
Tren serupa juga terjadi di komoditas telur ayam ras yang melemah Rp280 ke posisi Rp23.913 per kilogram, sementara telur ayam kampung terkoreksi cukup tajam sebesar Rp2.111 menjadi Rp43.685 per kilogram. Sebaliknya, komoditas daging sapi paha belakang justru menunjukkan tren penguatan dengan kenaikan sebesar Rp1.974 atau 1,48 persen, bergerak naik dari harga semula Rp133.287 menjadi Rp135.261 per kilogram.
Sementara itu, pada kelompok bahan pangan utama dan bumbu dapur, pergerakan harga menunjukkan variasi yang beragam. Komoditas beras terpantau bergerak dua arah, di mana beras premium mengalami kenaikan tipis sebesar Rp42 menjadi Rp15.123 per kilogram, sementara beras medium mengalami penyesuaian turun Rp74 ke posisi Rp12.941 per kilogram.
Baca juga:
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Jawa Timur, Suhu Udara Relatif Hangat
Pada kategori cabai, harga cabai rawit merah mencatatkan kenaikan sebesar Rp1.641 atau 2,61 persen, mengerek harga rata-ratanya menjadi Rp64.476 per kilogram. Di sisi lain, cabai merah besar mengalami penurunan sebesar Rp471 menjadi Rp42.512 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting merangkak naik tipis Rp275 ke posisi Rp51.625 per kilogram.
Untuk komoditas bawang, baik bawang merah maupun bawang putih menunjukkan pergerakan yang relatif stabil dengan kenaikan tipis, di mana bawang merah berada di kisaran Rp27.504 per kilogram dan bawang putih jenis sinco atau honan naik menjadi Rp28.837 per kilogram.
Baca juga:
Update Harga Sembako Jawa Timur: Beras Terpantau Aman, Cabai Rawit Masih Tinggi
Komoditas minyak goreng juga memperlihatkan dinamika tersendiri; minyak goreng curah tercatat mengalami kenaikan Rp209 menjadi Rp20.700 per kilogram, minyak goreng kemasan sederhana naik Rp270 menjadi Rp19.069 per liter, sedangkan minyak goreng merek Minyakita mengalami koreksi turun Rp132 ke level Rp15.775 per liter.
Analis pasar menilai bahwa variasi pergerakan harga ini menuntut pengawasan dan langkah antisipatif dari instansi terkait guna menjaga stabilitas harga serta melindungi daya beli masyarakat di tingkat konsumen secara berkelanjutan.
URL : https://jatimnow.com/baca-88572-update-harga-sembako-jawa-timur-daging-ayam-dan-beras-turun-tipis