jatimnow.com - Puluhan kader muda Nahdlatul Ulama berkumpul di Aula Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Jabon, Sidoarjo, dan dilanjutkan di MWCNU Porong, guna mengikuti pembukaan Latihan Kader Muda (Lakmud) bertajuk "Jenggala 2026".
Forum kaderisasi jenjang menengah yang digelar Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU dan IPPNU Kecamatan Jabon ini dirancang khusus untuk menggembleng mental, wawasan, serta daya kepemimpinan para pelajar di tingkat akar rumput.
Ketua PAC IPNU Jabon, M. Imam Sufajar menegaskan, pelatihan kader ini bukan sekadar rutinitas formalitas organisasi belaka.
"Kami ingin mencetak kader muda yang teguh memegang nilai Ahlussunnah wal Jama'ah, berintegritas tinggi, berpandangan maju, sekaligus luwes membaca arah perubahan zaman," ujar Imam saat membuka kegiatan.
Selama masa pelatihan, para peserta menerima bekal intensif mulai dari manajemen keorganisasian, pemecahan konflik, wawasan kebangsaan, hingga kemampuan analisis media dan literasi digital.
Baca juga:
PBNU Rilis Pedoman Hari Santri 2026
Langkah kaderisasi berjenjang ini mendapat apresiasi langsung dari Pimpinan Cabang (PC) IPNU IPPNU Sidoarjo.
Perwakilan PC Sidoarjo, M. Sirojul, mengingatkan bahwa tantangan generasi muda saat ini makin kompleks di tengah arus teknologi.
"Pelajar NU harus lincah bergerak di era modern tanpa kehilangan pijakan tradisi dan spiritualitas keislaman," tutur Sirojul di hadapan peserta.
Baca juga:
Budiman Sudjatmiko Napak Tilas Pemikiran NU di Jombang
Dukungan moral juga mengalir dari keluarga besar badan otonom NU wilayah setempat, mulai dari jajaran Pengurus GP Ansor, Fatayat, hingga Muslimat NU Jabon.
Ketua GP Ansor Jabon Dedik Baehaqi yang hadir mewakili jajaran MWCNU Jabon menyebut, masa depan jamiyyah berada di pundak para pelajar yang tekun berproses di forum kaderisasi hari ini.