Pixel Code jatimnow.com

Penyelam Koarmada II Temukan Tiga Korban KM Virgo Transport 8

Editor : Ali Masduki   Reporter : Ali Masduki
Tim penyelam Koarmada II menyelam di bangkai kapal yang tenggelam di Perairan Masalembo, Laut Jawa, Jumat (18/9/2026). (Foto/Tangkapan Layar
Tim penyelam Koarmada II menyelam di bangkai kapal yang tenggelam di Perairan Masalembo, Laut Jawa, Jumat (18/9/2026). (Foto/Tangkapan Layar

jatimnow.com - Tim penyelam Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) dan Satuan Komando Penyelam dan Penyelamatan Bawah Air (Satkoppeba) Koarmada II menemukan tiga korban KM Virgo Transport 8 di dalam bangkai kapal yang tenggelam di Perairan Masalembo, Laut Jawa, Jumat (18/9).

Ketiga korban ditemukan saat tim melakukan penyelaman untuk menyisir bagian dalam kapal. Dua korban berjenis kelamin laki-laki, sementara satu lainnya perempuan. Ketiganya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Proses evakuasi berlangsung dengan penuh kehati-hatian karena korban berada di dalam bangkai kapal. Para penyelam membuka akses dengan memecahkan bagian kaca kapal sebelum masuk dan mengeluarkan korban ke permukaan.

Danguskamla Koarmada II Laksma TNI Edy Setyawan selaku On Scene Commander (OSC) mengatakan, setelah berhasil dievakuasi, ketiga korban dibawa menuju KRI I Gusti Ngurah Rai-332.

Baca juga:
Penyelam BSG Temukan Korban KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa

Selanjutnya, korban dibawa ke posko penanganan untuk menjalani proses tindak lanjut sesuai prosedur.

TNI AL masih melanjutkan operasi pencarian dan evakuasi korban KM Virgo Transport 8. Upaya tersebut dilakukan dengan mengoptimalkan kemampuan penyelam serta dukungan perangkat teknologi bawah air.

Baca juga:
Foto: Tiga Korban KM Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi dari Laut

Dalam operasi pencarian, TNI AL juga bekerja sama dengan TB Jaya Dragon yang mengerahkan Remotely Operated Vehicle (ROV). Perangkat tersebut digunakan untuk membantu memantau kondisi di bawah permukaan laut sekaligus memberikan gambaran area bangkai kapal.

Data dari ROV diharapkan dapat mendukung penyelam dalam menentukan area pencarian berikutnya, sehingga proses evakuasi korban dapat terus dilakukan.