Pixel Code jatimnow.com

2.000 Pencari Kerja Serbu Mini Job Fair Surabaya, 500 Orang Lanjut Interview

Editor : Yanuar D  
Suasana Mini Job Fair Surabaya Siap Kerjo. (Foto: Nur Ifansyah/jatimnow.com)
Suasana Mini Job Fair Surabaya Siap Kerjo. (Foto: Nur Ifansyah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Antusiasme para pencari kerja terlihat dalam pelaksanaan Mini Job Fair Surabaya Siap Kerjo yang digelar Pemerintah Kota Surabaya. Dari sekitar 2.000 masyarakat yang datang dan mendaftar mengirimkan berkas, ada sebanyak 500 pencari kerja mengikuti tahapan lanjutan untuk mendapatkan kesempatan bekerja.

Humas Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Surabaya, Wahyu Satriawan mengatakan, kegiatan tersebut diikuti oleh 10 perusahaan dengan berbagai posisi pekerjaan yang ditawarkan kepada masyarakat Surabaya.

Menurut Wahyu, hari pertama Mini Job Fair digunakan perusahaan untuk melakukan verifikasi berkas para pencari kerja. Sementara di hari kedua, peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan dapat melanjutkan proses rekrutmen melalui wawancara.

"Yang datang sekitar 2.000 orang, dari jumlah tersebut sekitar 500 yang mengikuti proses interview. Dan ada 10 perusahaan yang ikut dalam kegiatan ini," kata Wahyu, Kamis (17/9/2026).

Ia menjelaskan, peserta yang mengikuti interview merupakan pencari kerja yang telah dinyatakan layak dan memenuhi persyaratan oleh perusahaan. Pemanggilan tersebut dilakukan setelah proses seleksi berkas yang berlangsung pada hari pertama.

Wahyu menambahkan, masyarakat juga dapat mencari informasi lowongan kerja melalui aplikasi Arek Suroboyo Siap Kerjo (ASSIK). Platform tersebut dapat diakses setiap hari karena informasi lowongan baru terus tersedia setiap minggunya.

"ASSIK ini bisa diakses setiap hari karena setiap minggu selalu membagikan lowongan kerja," ujarnya.

Menurutnya, keberadaan platform dan kegiatan job fair menjadi bagian dari upaya Disnaker dan Pemkot Surabaya menjembatani perusahaan dengan masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.

Baca juga:
Sulit Dapat Panggilan Kerja, Peserta Mini Job Fair Surabaya Lega Bisa Interview

Selain mempertemukan pencari kerja dan perusahaan, Disnaker juga melakukan proses verifikasi terhadap lowongan yang tersedia. Hal itu dilakukan untuk memastikan informasi pekerjaan yang ditawarkan tidak merugikan masyarakat.

"Disperinaker dan Pemkot ini hanya menjembatani antara perusahaan dan masyarakat yang mencari kerja. Kami juga memverifikasi untuk menghindari lowongan kerja yang bisa merugikan masyarakat," jelas Wahyu.

Salah satu peserta, Reza Falevi mengaku senang dapat mengikuti tahapan interview dalam Mini Job Fair tersebut. Ia menilai kegiatan yang digelar pemerintah membantu masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.

"Saya merasa happy karena sudah mendapat panggilan interview," kata Reza.

Baca juga:
Mini Job Fair Surabaya, Rekor UTMB dan Wanita Disekap

Ia berharap pelaksanaan job fair berikutnya dapat terus ditingkatkan, terutama dari sisi layanan digital. Reza menyebut situs yang digunakan untuk pendaftaran sebelumnya sempat mengalami kendala.

"Harapannya dalam acara mini job fair agar lebih baik lagi. Seperti websitenya kemarin sempat error dan itu lumayan lama," ujarnya.

Reporter: Nur Ifansyah