jatimnow.com - Kelalaian penanganan material proyek di area fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Mastrip, Kelurahan Kedopok, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo berujung petaka. Seorang pengendara sepeda motor harus dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis setelah tergelincir akibat tumpukan tanah liat basah, Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
Kecelakaan bermula ketika korban, seorang pria paruh baya yang mengendarai Honda Beat putih bernomor polisi N 5399 RY, melaju dari arah selatan ke utara.
Sesampainya di depan dapur SPPG 04 Yayasan Nurul Salafiyah Kedopok, laju kendaraannya mendadak oleng. Diduga kuat, kemudi tidak dapat dikendalikan akibat ceceran tanah liat basah proyek IPAL SPPG yang meluber hingga memenuhi bahu jalan.
Korban seketika terpeleset dan terjatuh keras ke aspal hingga tidak sadarkan diri di lokasi.
Munir, seorang saksi mata yang kebetulan melintas, menuturkan bahwa kondisi jalan yang tertutup material licin tersebut sangat membahayakan pengguna jalan.
"Begitu sampai di depan dapur SPPG 04, pengendara itu langsung oleng, terpeleset, dan seperti terbanting dari motornya hingga tidak sadarkan diri," kata Munir.
Baca juga:
Pelajar SMP di Tulungagung Tewas Kecelakaan Usai Pulang Sekolah
Menurutnya, ceceran tanah yang cukup tebal itu seharusnya segera dibersihkan agar tidak memicu insiden serupa.
Sesaat setelah kejadian, proses evakuasi langsung dilakukan menggunakan ambulans Dinas Sosial PPA Kota Probolinggo.
Korban dilarikan ke RSUD dr. Moh. Saleh guna mendapatkan penanganan medis intensif akibat luka parah yang dialaminya.
Baca juga:
Kerjasama Karang Taruna, Insentif Guru TPQ dan Pelajar Tewas di Tulungagung
Hingga berita ini diturunkan, identitas lengkap korban masih belum diketahui, namun warga menduga korban merupakan warga asal Wonoasih.
Insiden ini menjadi bahan evaluasi pihak pengelola SPPG dan instansi terkait untuk lebih memperketat standar operasional prosedur (SOP) keselamatan serta kebersihan lingkungan sekitar area proyek.