jatimnow.com – Para nelayan, operator kapal, dan masyarakat pesisir di wilayah Jawa Timur diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra dalam beberapa hari ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Tanjung Perak memprakirakan adanya potensi gelombang laut tinggi yang dapat mencapai 4 meter pada periode 16 hingga 19 Agustus 2026.
Peringatan dini ini menjadi krusial mengingat tingginya aktivitas pelayaran, baik untuk perikanan maupun penyeberangan, di wilayah perairan Jawa Timur.
Potensi gelombang paling ekstrem dengan ketinggian antara 2,5 hingga 4,0 meter berpeluang menyapu seluruh kawasan pesisir selatan Jawa Timur. Berdasarkan data BMKG, wilayah perairan yang terdampak langsung meliputi perairan Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Jember, dan Banyuwangi.
Baca juga:
Awas Gelombang Ganas 4 Meter! BMKG Rilis Peringatan Bahaya di Pesisir Selatan Jatim 10-13 Agustus
Sementara itu, perairan di wilayah utara Jawa Timur masuk dalam kategori sedang dengan prakiraan tinggi gelombang antara 1,25 hingga 2,5 meter. Area ini mencakup perairan Masalembo, perairan Bawean Bagian Utara dan Selatan, serta perairan Kepulauan Kangean Bagian Utara.
Peningkatan tinggi gelombang ini berbanding lurus dengan kondisi sinoptik di perairan tersebut. BMKG mencatat arah angin dominan saat ini berhembus dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan angin yang cukup signifikan, yakni berkisar antara 5 hingga 23 knots.
Baca juga:
Angin 30 Knot dan Gelombang Tinggi Intai Perairan Jatim 7-10 Agustus 2026
Meski angin bertiup kencang yang memicu naiknya gelombang, kondisi cuaca di sebagian besar wilayah perairan Jawa Timur secara umum diprakirakan masih cerah berawan.
URL : https://jatimnow.com/baca-86770-waspada-gelombang-setinggi-4-meter-ancam-perairan-selatan-jatim