jatimnow.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) bersama PT Medco Cahaya Geothermal (PT MCG) resmi menandatangani Berita Acara Serah Terima Aset Special Facilities (BA STASF) untuk infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ijen Unit #1.
Penandatanganan ini menjadi momentum penting. Dengan serah terima tersebut, PLN UIT JBM kini secara resmi memiliki wewenang penuh untuk mengelola dan mengoperasikan puluhan menara transmisi yang menyalurkan pasokan listrik ramah lingkungan dari kawasan Ijen, Banyuwangi.
General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, memaparkan bahwa infrastruktur yang diserahterimakan meliputi 83 tower transmisi SUTT 150kV rute PLTP Ijen–Banyuwangi dan 2 bay line di Gardu Induk (GI) 150kV Banyuwangi.
Infrastruktur transmisi tersebut berperan sangat krusial sebagai urat nadi penyaluran energi dari PLTP Ijen Unit #1 yang memiliki kapasitas daya sebesar 34 Megawatt (MW).
Baca juga:
Sambut HUT RI, PLN UIT JBM Kebut Pemeliharaan Transmisi Demi Amankan Pasokan Listrik Jatim
"Serah terima ini bukan hanya menjadi penanda selesainya tahapan proyek, tetapi juga menjadi awal tanggung jawab PLN UIT JBM untuk memastikan infrastruktur tersebut dioperasikan dan dipelihara secara optimal. Keandalan jaringan transmisi adalah kunci agar energi panas bumi dari PLTP Ijen dapat disalurkan secara aman ke dalam sistem kelistrikan," tegas Ika, Jumat (14/8/2026).
Ia menambahkan, beroperasinya transmisi pendukung PLTP Ijen ini merupakan bukti nyata komitmen PLN dalam mengakomodasi Pembangkit Listrik Tenaga Energi Baru Terbarukan (EBT) guna mewujudkan bauran energi nasional yang semakin hijau.
Baca juga:
Sulap Sampah Jadi Pengganti Batu Bara PLTU, PLN Bangun Fasilitas RDF Biomassa
Direktur Utama PT MCG, Femi Firsadi Sastrena, turut memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi yang terbangun kokoh dengan pihak PLN dari tahap awal hingga proyek rampung.
"Kerja sama yang baik antara PT MCG dan PLN telah memberikan dukungan yang sangat berarti dalam penyelesaian proyek PLTP Ijen Unit #1. Kami berharap sinergi ini dapat terus diperkuat demi mendukung pengembangan energi panas bumi dan transformasi energi bersih di Indonesia," pungkas Femi.