jatimnow.com - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program Green Zakat. Salah satu implementasinya di Kampung Usaha Gula Aren, Cianjur, Jawa Barat, telah melibatkan 92 petani binaan dan mengembangkan sekitar 49 hektare lahan aren.
Program Green Zakat merupakan pengembangan zakat produktif yang tidak berhenti pada pemberian modal. BSI membangun ekosistem usaha melalui pelatihan, pendampingan, peningkatan kompetensi, hingga penguatan tata kelola agar penerima manfaat mampu mengembangkan usahanya secara mandiri.
Di Cianjur, program tersebut memanfaatkan potensi nira aren sebagai basis pengembangan ekonomi lokal. BSI bersama mitra membina kelompok usaha mulai dari pembentukan kelembagaan, pelatihan, hingga penyediaan permodalan.
Pendampingan kemudian diarahkan pada peningkatan kualitas produk, perluasan akses pasar, serta pemenuhan legalitas usaha. Pada tahap akhir, kelompok usaha didorong memperkuat tata kelola dan legalitas agar memiliki daya saing yang berkelanjutan.
Program juga melibatkan sejumlah pemangku kepentingan di tingkat lokal, termasuk BUMDes, kelompok tani, dan tokoh masyarakat. Kolaborasi tersebut memperluas manfaat program dari penerima zakat ke ekosistem ekonomi di sekitarnya.
Dari sisi dampak ekonomi, penjualan gula aren yang dihasilkan melalui program telah menembus lebih dari Rp1,025 miliar.
Selain meningkatkan pendapatan masyarakat, program turut memperkuat peran petani dan produsen lokal dalam rantai produksi serta pemasaran produk gula aren.
Baca juga:
BSI Umumkan 50 Pemenang Program Tabungan Haji Berhadiah Umrah
Pendekatan tersebut sekaligus menggabungkan aspek ekonomi dan lingkungan. Pemanfaatan potensi lahan aren dilakukan dengan tetap memperhatikan keberlanjutan, sehingga dana zakat tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pemberdayaan sosial, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan ekonomi hijau.
Atas implementasi program tersebut, BSI meraih Anugerah Utama Sektor Perbankan Implementasi Zakat Hijau Kampung Usaha Gula Aren Cianjur dalam ajang IDX Channel Anugerah ESG 2026.
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat dan diterima Senior Vice President ESG BSI M. Syukron Habiby. Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas upaya perusahaan mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam strategi bisnis.
Wakil Direktur Utama BSI Bob T Ananta mengatakan peran perseroan tidak sebatas sebagai mitra finansial, tetapi juga sebagai bagian dari upaya pemberdayaan sosial dan lingkungan.
Baca juga:
BSI Beri Beasiswa dan Umrah untuk Talenta IT Cilik Peraih Apresiasi NASA
“Inilah yang menjadi peran BSI yang tidak hanya mitra finansial, melainkan sebagai sahabat sosial dan lingkungan melalui optimalisasi Green Zakat. Di sinilah kami hadir mengembangkan zakat untuk umat yang tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pengentasan kemiskinan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi hijau yang berkelanjutan,” ujar Bob.
BSI selanjutnya berencana memperluas implementasi Green Zakat melalui berbagai program pemberdayaan yang memanfaatkan potensi lokal di sejumlah daerah.
Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat ekonomi umat sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui pengembangan keuangan syariah yang inklusif dan berkelanjutan.
URL : https://jatimnow.com/baca-86665-bsi-perkuat-ekonomi-umat-lewat-green-zakat-berbasis-potensi-lokal