jatimnow.com - Semen legendaris bangkit lagi. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggembar-gemborkan strategi bisnis barunya di kawasan Jawa Barat. Emiten semen plat merah berkode SMGR ini resmi meluncurkan kembali Semen Kujang, merek bahan bangunan yang sempat menjadi pelopor industri semen Jawa Barat sejak era 1970-an.
Langkah memproduksi ulang Semen Kujang bukan sekadar bernostalgia dengan sejarah. SIG secara terang-terangan membidik penetrasi pasar yang lebih dalam di Tanah Sunda, mengingat Jawa Barat merupakan salah satu wilayah dengan aktivitas konstruksi dan kebutuhan bahan bangunan terbesar di Indonesia.
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, mengungkapkan bahwa kehadiran kembali Semen Kujang merupakan bagian dari transformasi perseroan dalam memperkuat daya saing industri nasional.
"Semen Kujang adalah local heritage yang menjadi bagian dari sejarah pembangunan Jawa Barat. Peluncuran ini sejalan dengan strategi transformasi SIG untuk menghadirkan solusi bahan bangunan inovatif, berkualitas, dan berkelanjutan," ujar Indrieffouny dalam konferensi pers peluncuran Semen Kujang di Bandung, Rabu (5/8/2026).
Secara teknis, Semen Kujang kini diproduksi oleh anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI), di Pabrik Narogong, Jawa Barat. Produk jenis Portland Composite Cement (PCC) berstandar SNI 7064:2022 ini dibekali teknologi Active Micro Particle.
Inovasi butiran mikro tersebut diklaim mampu mengisi rongga material secara presisi sehingga menghasilkan cetakan beton yang lebih padat, rekat, dan tahan lama.
Guna memuluskan penetrasi pasar dan merebut hati masyarakat setempat, SIG melancarkan strategi pemasaran bertumpu pada pendekatan emosional.
Perseroan secara resmi mengikat kerja sama sponsor dengan klub sepak bola kebanggaan masyarakat Jawa Barat, PERSIB Bandung, untuk jangka waktu tiga musim ke depan.
Baca juga:
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton pada Semester I 2026
Melalui kemitraan ini, logo Semen Kujang bakal terpampang di jersey resmi Maung Bandung. SIG juga menyiapkan deretan program aktivasi merek dan kegiatan komunitas bersama basis suporter PERSIB.
Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan, mengutarakan bahwa kolaborasi ini tidak hanya bertujuan memperkuat brand awareness, tetapi juga mengembalikan rasa bangga publik lokal terhadap produk legendaris daerahnya.
"Kemitraan Semen Kujang dan PERSIB bukan sekadar bentuk dukungan terhadap klub, melainkan representasi komitmen kami untuk terus hadir, tumbuh, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Jawa Barat," jelas Dicky.
Sinyal positif juga datang dari pihak manajemen klub. Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyambut optimistis kolaborasi strategis ini. Ia menilai kedua institusi membagi sejarah panjang dan ikatan emosional yang kuat dengan masyarakat Jawa Barat.
Baca juga:
Proyek Rp1,4 T SIG Tuntas, Kapasitas Ekspor Tembus 1 Juta Ton
"PERSIB dan Semen Kujang sama-sama tumbuh bersama masyarakat daerah ini. Kemitraan selama tiga musim ke depan ini kami harapkan dapat saling memperkuat posisi merek sekaligus menginspirasi kemajuan Jawa Barat," kata Adhitia.
Sebagai informasi, Semen Kujang memiliki rekam jejak panjang di industri bahan bangunan nasional. Pertama kali diproduksi oleh PT Semen Cibinong pada 1975 dan diresmikan oleh Presiden Soeharto, merek ini juga mencatatkan sejarah saat induk perusahaannya menjadi emiten pertama yang melantai di Bursa Efek Indonesia pada Agustus 1977.
Melalui pembaruan formula dan strategi pemasaran teranyar ini, SIG optimistis Semen Kujang mampu merebut kembali porsi dominan di pasar infrastruktur dan properti Jawa Barat.
URL : https://jatimnow.com/baca-86505-semen-legendaris-bangkit-lagi