Pixel Code jatimnow.com

Ulah Hacker Asal Demak, Jurnal Riset Dosen Universitas PGRI Madiun Raib

Editor : Bramanta   Reporter : Sujianto
Direktur Reserse Siber Polda Jatim, Kombes Pol Bimo Aryanto saat menunjukkan barang bukti. (Foto: Sujianto/jatimnow.com)
Direktur Reserse Siber Polda Jatim, Kombes Pol Bimo Aryanto saat menunjukkan barang bukti. (Foto: Sujianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Aksi peretasan website yang dilakukan oleh AAK, warga Demak Jawa Tengah ini menyebabkan jurnal riset sejumlah dosen raib. Selain kerusakan sistem, kejahatan siber ini juga membuat kampus harus menanggung kerugian moral dan kekayaan intelektual yang tak ternilai harganya. Saat ini AAK telah ditangkap oleh Polda Jawa Timur untuk mempertangungjawabkan perbuatannya.

Perwakilah Universitas PGRI Madiun, Bambang Eko mengatakan aksi ini merusak arsip riset penting para pengajar. Kerugian Intelektual yakni sejumlah jurnal ilmiah dan hasil riset dosen hilang dari sistem. Universitas PGRI Madiun diketahui merupakan salah satu korban peretasan yang dilakukan AAK.

"Untuk kerugian materi belum tercatat pasti, masih kita inventarisir. Namun yang pasti, sejumlah jurnal hilang dari riset dan karya ilmiah para pengajar juga raib," ujarnya, Kamis (30/7/2026).

Direktur Reserse Siber Polda Jatim, Kombes Pol Bimo Aryanto, mengungkapkan bahwa pelaku secara sengaja menargetkan instansi pendidikan karena dinilai memiliki lalu lintas (trafik) pengunjung yang sangat tinggi setiap harinya.

Baca juga:
Hacker Asal Demak Surabaya Retas 113 Situs Sekolah, Kampus, dan Pemerintah

"Tersangka nekat meretas sekolah dan kampus karena dianggap menjadi tempat berkumpulnya banyak orang dan banyak aktivitas di situ. Akibat peretasan ini, website tidak bisa dibuka, error, dan malah mengarah keluar ke situs judi online," terangnya.

Dalam kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya serta menampung hasil kejahatan. Saat ini pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolda Jatim untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Baca juga:
Bidpropam Polda Jatim Tes Urine Puluhan Anggota Polres Kediri Kota

"Kami mengimbau setiap pengelola IT di lembaga pendidikan untuk memperketat sistem keamanan siber mereka agar kejadian serupa tidak terulang," pungkasnya.