Pixel Code jatimnow.com

Kakek Penjual Jamu di Blitar Menjadi Korban Penipuan Uang Palsu

Editor : Bramanta  
Polisi saat mendatangi rumah korban penipuan uang palsu di Blitar. (Foto: Polres Blitar for jatimnow.com)
Polisi saat mendatangi rumah korban penipuan uang palsu di Blitar. (Foto: Polres Blitar for jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang kakek penjual jamu di Blitar menjadi korban penipuan uang palsu. Korban diketahui berinisial K (62), warga Ngaringan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Video peristiwa penipuan ini viral di media sosial. Polisi masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut.

Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Saiful Muheni, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait dugaan peredaran uang palsu. Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan. Mereka juga telah mendatangi rumah korban untuk mengumpulkan keterangan dan memberikan bantuan moril.

"Dari anggota sudah menindaklanjuti dan mendatangi kediaman korban. Petugas kepolisian juga mengumpulkan keterangan dari korban dan para saksi guna mendalami dugaan tindak penipuan dengan menggunakan uang palsu," ujarnya, Kamis (30/7/2026).

Peristiwa ini berawal ketika korban didatangi oleh sepasang pria dan wanita yang tidak dikenal saat berjualan.
Mereka mengendarai sepeda motor berboncengan. Pelaku memesan jamu kepada sang kakek. Kemudian, pelaku memberikan uang kepada korban. Pelaku juga meminta untuk menukar uang pecahan kecil korban yang terdiri dari pecahan Rp5 ribu dan dan Rp10 ribu. Sebagai gantinya, pelaku memberikan uang hingga senilai Rp300 ribu.

Baca juga:
Positif Narkoba, Oknum Polisi di Blitar Terancam Dipecat

"Setelah melakukan transaksi pelaku langsung meninggalkan lokasi tepatnya di sekitar kawasan Patung Sapi, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Korban kemudian mengecek uang yang diterimanya dan memeriksa secara manual bahwa uang itu ternyata palsu," tuturnya.

Korban menyesalkan dengan adanya oknum yang tega menipu pedagang kecil seperti dirinya. Padahal, uang hasil berjualan jamu itu selain digunakan untuk modal, juga kebutuhan sehari-hari termasuk membelikan pakan kucing untuk hewan peliharaanya.

Baca juga:
Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti menerima uang tunai dalam setiap transaksi dan selalu waspada terhadap orang yang tidak dikenal. Selain itu, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau layanan center 110 apabila menemukan atau mengalami kejadian serupa.

"Kami imbau masyarakat segera melaporkan ke kepolisian, sehingga dapat segera ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," pungkasnya.