Pixel Code jatimnow.com

XLSMART Kantongi Pendapatan Rp 11,84 Triliun

Editor : Ni'am Kurniawan   Reporter : Ali Masduki
Geliat bisnis XLSMART sepanjang tiga bulan pertama tahun ini ditopang oleh integrasi jaringan yang kian matang dan agresivitas ekspansi 5G. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Geliat bisnis XLSMART sepanjang tiga bulan pertama tahun ini ditopang oleh integrasi jaringan yang kian matang dan agresivitas ekspansi 5G. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) memanen hasil manis dari aksi konsolidasi besar-besaran yang dilakukan tahun lalu. Pada kuartal pertama (Q1) 2026, emiten telekomunikasi hasil merger ini membukukan lonjakan laba bersih yang dinormalisasi hingga 254% secara tahunan (YoY) menjadi Rp 1,37 triliun.

Geliat bisnis perusahaan sepanjang tiga bulan pertama tahun ini ditopang oleh integrasi jaringan yang kian matang dan agresivitas ekspansi 5G. XLSMART mencatatkan total pendapatan sebesar Rp 11,84 triliun, atau melesat 38% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sektor data dan layanan digital masih menjadi "mesin uang" utama bagi perseroan. Lini ini menyumbang 91,8% dari total pendapatan, didukung oleh peningkatan rata-rata pendapatan per pengguna (ARPU) campuran yang kini menyentuh angka Rp 47,3 ribu.

Kenaikan laba yang signifikan ini tidak lepas dari langkah efisiensi pasca-merger. Hingga akhir Maret 2026, XLSMART telah mengintegrasikan sekitar 40,3 ribu site dan menuntaskan 77% target pembongkaran menara (tower dismantling) yang tumpang tindih.

Langkah ini nyatanya tidak mengorbankan kualitas layanan. Sebaliknya, trafik layanan data justru tumbuh 36% YoY menjadi 3.867 Petabytes. Lonjakan ini dipicu oleh tingginya konsumsi masyarakat pada layanan streaming video, mobile gaming, hingga adopsi teknologi berbasis cloud.

Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi mengungkapkan bahwa perseroan tengah memacu kualitas koneksi untuk memastikan pengalaman pelanggan tetap mulus di tengah persaingan industri yang ketat.

Baca juga:
XLSMART Genap Setahun, Jaringan dan 5G Makin Luas

"Prioritas kami saat ini adalah memperkuat infrastruktur jaringan dan memperluas jangkauan 5G. Kami ingin tiap pengguna merasakan koneksi yang lebih cepat dan stabil untuk menopang kebutuhan digital yang terus berkembang," ujar Rajeev dalam keterangan resminya, Selasa (12/5/2026).

Hingga penutupan kuartal pertama 2026, jaringan 5G XLSMART telah menjangkau 43 kota strategis di Indonesia. Perseroan melihat teknologi generasi kelima ini bukan sekadar tren, melainkan fondasi bagi ekosistem masa depan seperti kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT).

Untuk mendukung ambisi tersebut, XLSMART telah menyerap belanja modal (capex) sebesar Rp 2,25 triliun. Dana tersebut dialokasikan untuk modernisasi infrastruktur dan menambah sekitar 4,9 ribu site baru. Saat ini, total menara pemancar (BTS) yang dioperasikan perusahaan mencapai lebih dari 253 ribu unit, naik 54% secara tahunan.

Baca juga:
Rayakan Ultah Perdana, XLSMART Obral Paket Internet Mulai Rp1.000

"Konektivitas yang mumpuni adalah landasan bagi transformasi digital nasional. Dengan infrastruktur yang lebih terintegrasi, posisi kami jauh lebih siap untuk menghadirkan kualitas layanan terbaik bagi masyarakat," tambah Rajeev.

Di pasar modal, performa operasional yang tumbuh positif ini memperkuat posisi XLSMART sebagai pemain baru yang kompetitif pasca-penggabungan unit bisnis XL Axiata dan Smartfren.

Dengan strategi multi-brand melalui XL Prepaid hingga Smartfren, perusahaan kini melayani lebih dari 69,4 juta pelanggan di seluruh penjuru negeri.