Pixel Code jatimnow.com

BRI Kaliasin Surabaya Pecat Pegawai Terlibat Fraud

Editor : Ni'am Kurniawan   Reporter : Ali Masduki
Branch Manager BRI Surabaya Kaliasin, Ryan Kosasih Raharja. (Foto/Dokumentasi Pribadi)
Branch Manager BRI Surabaya Kaliasin, Ryan Kosasih Raharja. (Foto/Dokumentasi Pribadi)

jatimnow.com - Kasus fraud di BRI Surabaya Kaliasin berujung pemecatan pegawai dan proses hukum yang kini berjalan di Kejaksaan Negeri Surabaya. Langkah tersebut diambil setelah temuan pelanggaran muncul dari audit internal perusahaan.

Kantor Cabang BRI Surabaya Kaliasin memastikan penanganan tidak berhenti di internal. Laporan resmi telah diserahkan ke penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Surabaya, membuka jalan proses hukum terhadap oknum pekerja yang diduga terlibat.

Branch Manager BRI Surabaya Kaliasin, Ryan Kosasih Raharja, menyebut kasus fraud BRI tersebut terungkap melalui sistem pengawasan internal yang rutin dijalankan. Proses audit menemukan indikasi pelanggaran yang kemudian ditindaklanjuti.

“Temuan berasal dari pengawasan dan audit internal yang kami jalankan secara konsisten sebagai bagian dari sistem pengendalian,” ujar Ryan.

Perusahaan langsung mengambil tindakan disipliner. Oknum pekerja yang terlibat telah diberhentikan sejak 9 Januari 2026 setelah investigasi internal selesai dilakukan sesuai prosedur.

Ryan menegaskan pelaporan ke aparat penegak hukum menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga integritas operasional dan kepercayaan nasabah.

“Kami mengapresiasi Kejaksaan Negeri Surabaya dan pihak berwenang yang memproses laporan sesuai ketentuan hukum,” katanya.

Kasus pegawai BRI dipecat tersebut memberi dampak langsung pada penguatan pengawasan di internal perusahaan. BRI memastikan setiap pelanggaran kode etik akan ditindak tegas tanpa pengecualian.

Langkah lanjutan tengah disiapkan, mulai dari penguatan sistem kontrol hingga peningkatan pemahaman pekerja terhadap prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Upaya tersebut diarahkan untuk menjaga layanan perbankan tetap aman, transparan, dan akuntabel bagi masyarakat.