jatimnow.com - Komandan Resimen Artileri 2 Marinir (Danmenart 2 Mar), Kolonel Marinir Marhabang, resmi menyandang gelar magister setelah merampungkan program Pascasarjana (S2) di Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI).
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa perwira lapangan Korps Marinir kini tidak hanya piawai dalam taktik tempur, tetapi juga memiliki kedalaman analisis strategis.
Prosesi kelulusan yang berlangsung di Kampus Unhan, Sentul, Bogor, Kamis (9/4/2026), menandai keberhasilan integrasi antara pengalaman komando di lapangan dengan teori pertahanan negara yang modern.
Langkah itu diambil sebagai respons terhadap dinamika ancaman keamanan yang menuntut pemimpin militer memiliki kapasitas intelektual yang setara dengan kecakapan fisik.
Kolonel Marhabang menegaskan bahwa pendidikan tinggi bagi prajurit bukan sekadar mengejar gelar akademis, melainkan investasi jangka panjang untuk memperkuat sistem pertahanan nasional.
Baca juga:
Siaga Operasi Militer, Intip Latihan Taktis Yonif 3 Marinir di Sidoarjo
"Peningkatan kualitas sumber daya manusia adalah kunci untuk menjawab tantangan tugas yang kian kompleks. Ilmu pengetahuan dan wawasan strategis yang didapat menjadi modal besar dalam memberikan pengabdian terbaik bagi negara," ungkapnya.
Keberhasilan orang nomor satu di Resimen Artileri 2 Marinir ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh prajurit "Bhalasangga Danurgraha".
Baca juga:
Aksi Serangan Kilat Brigif 2 Marinir Lumpuhkan Musuh di Karangpilang
Transformasi dari sekadar prajurit otot menjadi prajurit otak (smart soldier) kini menjadi prioritas di lingkungan TNI Angkatan Laut guna menghadapi era peperangan modern yang berbasis teknologi dan strategi mutakhir.
Dengan latar belakang ilmu pertahanan yang baru saja didalami, Kolonel Marhabang diproyeksikan mampu membawa inovasi dalam manajemen operasional artileri, sekaligus memperkuat daya gentar Korps Marinir dalam menjaga kedaulatan wilayah NKRI.