jatimnow.com - Angin kencang melanda Kabupaten Trenggalek dan menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah. Dua unit tower milik perusahaan seluler dilaporkan ambruk, puluhan rumah warga rusak, serta seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia akibat tertimpa dahan pohon.
Dua tower seluler yang roboh masing-masing berada di Desa Botoputih, Kecamatan Bendungan, dan Desa Dukuh, Kecamatan Watulimo. Selain tower, sejumlah pohon tumbang akibat hembusan angin kencang yang terjadi sejak Minggu (25/1/2026) dini hari.
Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi, mengatakan bencana angin kencang terjadi mulai pukul 03.00 WIB hingga siang hari dan berdampak di lima kecamatan, yakni Durenan, Bendungan, Tugu, Watulimo, dan Gandusari.
“Dampaknya cukup luas, mulai dari pohon tumbang, kerusakan rumah warga, hingga robohnya tower telekomunikasi,” ujarnya.
Di Kecamatan Durenan, sebuah pohon trembesi berdiameter sekitar satu meter tumbang dan menimpa sebuah truk serta sepeda motor. Pengendara sepeda motor bernama Saiful Amin dilaporkan mengalami sesak napas akibat benturan dan sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Durenan. Pohon tumbang tersebut juga mengakibatkan jaringan kabel listrik terputus.
Sementara di Kecamatan Bendungan, tower telekomunikasi setinggi sekitar 42 meter roboh dan menimpa dapur serta kandang sapi milik warga Desa Botoputih. Puluhan atap rumah warga di Desa Sumurup juga dilaporkan rusak akibat terpaan angin kencang.
Baca juga:
Bencana Angin Kencang di Tulungagung Rusak Ratusan Rumah
Kejadian serupa terjadi di Kecamatan Watulimo. Sebuah tower telekomunikasi setinggi 42 meter roboh dan menimpa dapur rumah warga di Desa Dukuh.
“Ada dua tower seluler yang ambruk akibat angin kencang dan menyebabkan kerusakan rumah warga,” jelas Triadi.
Korban jiwa dilaporkan terjadi di Desa Sukorame, Kecamatan Gandusari. Seorang warga bernama Suhadi (58) meninggal dunia setelah tertimpa dahan pohon mahoni saat melintas di jalan.
Baca juga:
Hujan Deras dan Angin Kencang, Mobil Minibus Tertimpa Pohon Besar di Tulungagung
Selain itu, di Kecamatan Tugu, pohon tumbang menimpa kabel telepon, tiang lampu jalan, serta sebuah kendaraan pikap di ruas Jalan Nasional Trenggalek–Ponorogo, sehingga sempat mengganggu arus lalu lintas.
Triadi menambahkan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama TNI, Polri, dan masyarakat telah diterjunkan ke seluruh lokasi terdampak untuk melakukan pembersihan pohon tumbang, pendataan kerusakan, serta pemulihan akses jalan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, karena saat ini masih musim pancaroba dengan potensi cuaca ekstrem seperti angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba,” pungkasnya.