Pixel Code jatimnow.com

Mas Dhito Dilantik Bareng Bapaknya, Anies Baswedan: Ini Historis

Editor : Yanuar D  
Anies Baswedan dan Mas Dhito usai pelantikan. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Anies Baswedan dan Mas Dhito usai pelantikan. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 961 kepala daerah dan wakil kepala daerah hasil Pilkada serentak 2024 dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/2/2025). Di antara mereka ada bapak dan anak yang terpilih di daerah berbeda.

Adalah, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dan ayahnya Gubernur Jakarta Pramono Anung.

Pelantikan secara serentak yang baru dilakukan pertama kali oleh presiden itu tentunya menjadi momen bersejarah bagi Mas Dhito dan Pramono Anung termasuk kepala daerah yang lain.

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang hadir pada acara itu pun memberikan selamat kepada Pramono Anung dan juga Mas Dhito. Dia pun menyampaikan pujiannya kepada bapak dan anak itu yang dilantik secara bersamaan.

"Ini historis lho, bapak dan anak dilantik bareng," puji Anis yang disampaikan langsung kepada Mas Dhito.

Baca juga:
Mas Dhito Pimpin Rakor Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat di Kediri

Sementara itu, dapat dilantik berbarengan dengan bapaknya, hal itu tak dipungkiri Mas Dhito membuatnya bangga. Pihaknya pun berdoa pelantikan serentak itu bisa membawa Indonesia yang lebih baik.

Mas Dhito pun berharap di periode keduanya ini dirinya dan Mbak Dewi bisa bekerja secara amanah dan dapat memberikan manfaat yang lebih banyak bagi masyarakat Kabupaten Kediri.

Baca juga:
Mas Dhito Rencanakan Perbaikan 4 Destinasi Wisata di Kediri

Tak lupa, Mas Dhito mengajak kepada semua elemen masyarakat Kabupaten Kediri untuk dapat bergandengan tangan dan bersama membangun Kabupaten Kediri

"Pemilu sudah selesai, sekarang waktunya bergandengan tangan membangun Kabupaten Kediri menjadi episentrum baru di Jawa Timur," ucap Mas Dhito.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam