Pixel Code jatimnow.com

Bayi Dalam Kresek Dibuang di Tempat Sampah, Polisi: Belum ada Petunjuk

Editor : Narendra Bakrie   Reporter : Erwin Yohanes
Ilustrasi
Ilustrasi

jatimnow.com - Kasus jasad bayi laki-laki yang ditemukan di Jalan Tenggilis Mulya RT 4, RW 6, Tenggilis, Surabaya, masih belum menemukan titik terang.

Polsek Tenggilis pun terus melakukan penyelidikan untuk menguak siapa pelaku pembuangan bayi tersebut.

Upaya terbaru yang dilakukan Polsek Tenggilis yaitu mendatangi 3 tempat praktek bidan dan meminta keterangan 2 saksi. Sebab di TKP penemuan bayi, mereka tidak menemukan alat bukti petunjuk apapun. "Kami masih berupaya," sebut Kanit Reskrim Polsek Tenggilis, AKP Puguh, Senin (17/9/2018).

Lanjut Puguh, 3 tempat praktek bidan yang didatanginya itu berada di wilayah Tenggilis Mejoyo, Tegalsari dan Rungkut. "Seseorang yang baru saja melahirkan tentu dalam kondisi lemah dan luka.

Baca juga: Bayi Dalam Kresek Dibuang di Tempat Sampah, Begini Kondisinya

Tentu membutuhkan pengobatan yang tidak bisa dilakukan sendiri. Itu kenapa kami bergerak ke tempat praktik bidan itu. Selain itu kami juga ke rumah sakit," bebernya.

Baca juga:
Sadis, Ibu Kandung di Jember Diduga Aniaya dan Buang Bayinya

Selain itu, dua saksi juga sudah dimintai keterangan. Antara lain pemilik kandang ayam dan warga yang menemukan bayi pertama kali.

"Sementara belum ada petunjuk yang mengarah pada pelaku pembuangan. Kami masih terus berupaya," beber Puguh.

Sebelumnya, warga di Jalan Tenggilis Mulya RT 4, RW 6, Tenggilis, Surabaya, Jumat (14/9/2018) pagi lalu digemparkan dengan temuan bayi laki-laki yang sudah tidak bernyawa.

Baca juga:
Pasangan Pelajar SMK di Blitar Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap

Bayi itu ditemukan seorang warga setelah curiga ada sebuah tas plastik warna hitam rangkap warna merah.

Setelah melapor ke Polsek Tenggilis, jasad bayi itu dievakuasi dari sebuah lahan kosong belakang komplek kos-kosan. Diperkirakan, bayi itu masih berusia 2 hingga 4 hari. Sementara saat ditemukan, tali pusar pada jasad bayi itu sudah tidak ada.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam