Pixel Code jatimnow.com

Maba Unisla Pungut Sampah dan Bagikan Ratusan Paket Bantuan untuk Warga Lamongan

Editor : Zaki Zubaidi   Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Kegiatan sosial di masa orientasi mahasiswa baru Universitas Islam Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Kegiatan sosial di masa orientasi mahasiswa baru Universitas Islam Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKK-MB) 2022 Universitas Islam Lamongan (Unisla) digelar tatap muka setelah 2 tahun berjalan online akibat pandemi.

Menariknya, sebanyak 1.302 mahasiswa baru tersebut bukan hanya sekadar dikenalkan seluk-beluk kehidupan kampus melainkan juga digiring untuk terlibat langsung dalam sebuah aksi sosial.

Rektor Unisla, Bambang Eko Muljono menyampikan aksi sosial di hari kedua ospek ini dibingkai dengan kegiatan jalan sehat memutari kawasan kota Lamongan.

"Mahasiswa baru ini dikirab keliling kota Lamongan sehingga mereka mengerti dan memahami kondisi masyarakat, status mereka ini bukan lagi siswa tapi sudah mahasiswa," ungkap Bambang, Minggu (25/9/2022).

Baca juga:
Unisla Siapkan Perangkat hingga Tenaga Pengajar Khusus Matkul Antikorupsi

Senada, Ketua panitia PKKMB, Diah Ayu Novitasari mengungkapkan total sebanyak 380 paket disalurkan dengan sasaran tukang becak, panti asuhan, dan nelayan yang berada di kawasan Kampus 2 Unisla, Paciran.

"Selain itu, sembari jalan sehat, mahasiswa juga digerakkan untuk memungut sampah di sepanjang rute yang telah ditentukan," papar Diah.

Baca juga:
Ikut Wisuda Unisla Lamongan, SBY Dapat Gelar Sarjana Manajemen

Mewakili Mahasiswa, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unisla, Chelvin Putra Mandala menyampikan selain aksi sosial mahasiswa juga bakal dikenalkan 16 unit kegiatan mahasiswa (UKM).

"Di Unisla ada 16 UKM yang biasa membentuk karakter para mahasiswa baru, tentunya mahasiswa unisla diharapkan bisa solid dan memiliki masa depan yang cerah," ujarnya.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam