Pixel Code jatimnow.com

215 Calon ASN di Pemkab Ponorogo Telah Diambil Sumpah

  Reporter : Erwin Yohanes Mita Kusuma
Calon ASN Pemkab Ponorogo yang diambil sumpahnya.
Calon ASN Pemkab Ponorogo yang diambil sumpahnya.

jatimnow.com - 215 Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) atau dulu disebut CPNS di lingkup Pemkab Ponorogo, diambil sumpahnya, Selasa (10/7/2018).

Menariknya, meski tergolong baru diangkat menjadi ASN, pada 2019 nanti mereka sudah bisa langsung mendapatkan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP).

"Ini bedanya dengan PNS (ASN-red) tahun sebelumnya. Semua yang diangkat hari ini juga menikmati TPP," terang Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Ponorogo, Agus Pramono, Selasa (10/7/2018).

Ia menekankan, mereka yang mendapatkan TPP harus mengimbanginya dengan kedisplinan setelah resmi menjadi ASN di Pemkab Ponorogo.

"Dapat TPP berarti ada nilai yang harus diimbangi. Yakni kedisplinannya. Jangan malah statusnya sudah sah menjadi PNS lalu malas-malasan," terang Agus dalam acara pengambilan sumpah CPNS Ponorogo.

Ia mengaku, tidak sedikit PNS yang dihentikan karena kedisplinan. Yang seharusnya masuk jam 07.00 WIB pagi, tapi masih berleha-leha.

Kemudian tidak menyadari, jika dalam setahun sudah ada 40 kali tidak masuk tanpa keterangan. "Jika begitu sesuai peraturan bisa diproses," terangnya.

Agus menegaskan, Pemkab Ponorogo sudah berbaik hati dengan menerapkan TPP pada 2019. Tujuannya jelas memberikan support. Motivasi agar PNS di Ponorogo bisa mengabdi secara tulus ke masyarakat.

Baca juga:
Somasi atas Mutasi Kepsek Belum Dijawab Gubernur, Ribuan Guru di Ponorogo Gelar Aksi

"Jangan neko-neko. Layani saja masyarakat secara tulus. Jangan sampai urusan rumah tangga dibawa ke kerjaan. Masak melayani warga dengan cemberut karena berantem dengan pasangan," urainya.

Agus juga meminta ASN yang hadir ini menghilangkan image buruk di masyarakat. "Berupa kehadiran apel. Karena banyak yang bolos apel bukan dari eselon 2. Melainkan yang baru," bebernya.

Ia juga berharap, PNS yang sah statusnya sekarang ini melaksanakan tugas dengan baik. Jika ada masalah segera melaporkan ke pimpinan.

Baca juga:
Wagub dan Kapolda Jatim Apresiasi Bumi Reog Berdzikir 2025

"Diberikan tugas, dikerjakan, kemudian jika ada ide diberikan. 10 persen dari 215 PNS ini punya ide sangat bagus. Jangan malah menjadi beban pemkab," pungkasnya. (adv)

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Erwin Yohanes

 

 

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam