Pixel Code jatimnow.com

Semeru Erupsi, Polda Jatim Terjunkan Ratusan Personel Bantu Warga Terdampak

Editor : Zaki Zubaidi   Reporter : Farizal Tito
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko. (Foto: Dok)
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko. (Foto: Dok)

Surabaya - Polda Jawa Timur menerjunkan ratusan personel untuk membantu proses evakuasi para warga yang terdampak erupsi Gunung Semeru.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko menyampaikan, pihaknya menerjunkan ratusan personel ke Lumajang tersebut untuk membantu penanganan, evakuasi dan sebagainya, terhadap warga yang terdampak erupsi Gunung Semeru.

"Satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) Satbrimobda Jatim (100 personel) dan 1 SSK Samapta Polda Jatim kami BKO-kan ke Polres Lumajang," tuturnya melalui singkat, Sabtu (4/12/2021) petang.

BacaJuga: Semeru Erupsi, Gladak Perak Ambruk, Akses Kabupaten Malang-Lumajang Terputus

Baca juga:
Profil AKBP Ramadhan Nasution, Kapolres Gresik Baru Gantikan AKBP Rovan Richard

Gatot mengatakan, personel Polsek Candipuro Lumajang mengevakuasi warga di sekitar semburan Awan Panas Guguran (APG) menuju tempat pengungsi di Polsek maupun kantor kecamatan setempat.

"Perkembangan erupsi Gunung Semeru, akan kami laporkan selanjutnya," kata Kombes Gatot di Surabaya.

Baca juga:
Polda Jatim Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem saat Libur Nataru

Gatot juga menuturkan, berdasarkan laporan yang diterimanya, kejadian erupsi Gunung Semeru terjadi sekitar pukul 14.49 WIB. Akibat peristiwa itu, Pos Pantau Gunung Sawur melaporkan adanya informasi getaran banjir Pukul 14:47 WIB, mengarah ke Curah Kobokan.

"Pukul 14.54 WIB, Pos Pantau Gunung Sawur melaporkan adanya Awan Panas Guguran (APG) yang turun mengarah Curah Kobokan. Situasi saat ini di kawasan Curah Kobokan hujan deras," ucapnya.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam