jatimnow alexametrics

Satgas Bencana BUMN Jatim Salurkan Bantuan Korban Bencana Banjir Bandang

Editor : Arina Pramudita Reporter : Galih Rakasiwi
Saat penyerahan bantuan. (Foto: Humas Satgas Bencana BUMN Jatim)
Saat penyerahan bantuan. (Foto: Humas Satgas Bencana BUMN Jatim)

Kota Batu - Bantuan untuk korban terdampak banjir bandang terus berdatangan. Salah satunya dari Satgas Bencana BUMN wilayah Jawa Timur.

Bantuan tersebut langsung diberikan kepada BPBD Kota Batu yang diterima langsung oleh Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko di Dusun Sambong, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Jumat (5/11/2021).

Selain di Kota Batu, pihaknya juga menyalurkan bantuan kepada BPBD Kota Malang untuk diserahkan ke masyarakat terdampak di sana.

Hotel Sahid Surabaya 2222 Best Wedding Dates

Bantuan pun diserahkan oleh Direktur Utama Perum Jasa Tirta (PJT) I, Raymond Valiant serta Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo. Hadir pula perwakilan dari sejumlah BUMN lain di antaranya PT PLN (Persero), PT INKA, dan PT Kimia Farma.

Usai menyalurkan bantuan, Raymond Valiant mengaku sangat berduka setelah melihat dampak yang ditimbulkan akibat banjir bandang. Tidak hanya barang berharga tetapi juga menelan korban jiwa.

"Bencana itu menjadi kedukaan bersama. Sudah sepatutnya kita bahu membahu untuk membantu para korban terdampak. Dukungan bersama dari BUMN Jawa Timur merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat terdampak," jelas Raymond, Sabtu (6/11/2021).

Harapannya bantuan tersebut bisa meringankan beban para korban banjir. Beberapa kebutuhan pokok yang diberikan antara lain beras kemasan 5 kg sejumlah 1500 kg lalu minyak goreng 200 karton, mie instan 200 karton, gula pasir 1000 kg dan air minum dalam kemasan (AMDK) 60 karton.

"Ini merupakan wujdu kepedulian sesama. Kami dari BUMN Jawa Timur sudah menetapkan akan memberikan dana CSR (Corporate Social Responsibility) yang dimiliki untuk membantu korban terdampak banjir bandang di Batu," tuturnya.

Seperti diketahui, hujan dengan intensitas tinggi di hulu Sungai Brantas telah menyebabkan banjir bandang pada sejumlah titik di Kota Batu pada hari Kamis, 4 November 2021.

Dari hasil pantauan PJT I diketahui bahwa hujan yang terjadi sejak pukul 14.00 hingga 16.00 WIB, mencapai 80 mm secara kumulatif selama dua jam.

Selain itu, dari aliran air yang terlihat di badan sungai diketahui membawa debris banjir yang cukup tinggi. Debris di sini berupa campuran lumpur pekat disertai sampah dan batang kayu yang tumbang.

Raymond menjelaskan, banjir bandang tersebut membawa dampak cukup serius bagi masyarakat Kota Batu. Puluhan rumah rusak berat disertai dengan kerugian materiil lainnya.

"Bahkan terdapat beberapa korban jiwa baik yang telah ditemukan meninggal dunia maupun yang hingga saat ini masih dalam proses pencarian. Tercatat di Kota Malang debit aliran mencapai 430 meter kubik per detik pada pukul 18.00 WIB, dan ini memasuki kondisi siaga," tegasnya.

Sebelumnya, usai banjir bandang terjadi, Raymond mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang juga hadir meninjau lokasi di Bulukerto. Bersama rombongan yang hadir, ia mengunjungi posko pengungsi, meninjau lokasi hingga mengecek bersama dapur umum yang ada di lokasi.

jatimnow.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

https://jatimnow.com/po-content/uploads/advetorial/new-resto-pelabuhan-portrait.gif