Pixel Code jatimnow.com

Motor Diseruduk Truk di Pasuruan, Bocah 4 Tahun asal Surabaya Tewas

Editor : Narendra Bakrie   Reporter : Moch Rois
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan di Pasuruan
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan di Pasuruan

jatimnow.com - Seorang bocah perempuan tewas dalam kecelakaan yang melibatkan motor Vario W 5629 ZT dengan truk bernopol M 8202 UB di Jalan Raya Malang-Surabaya, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Jumat (30/7/2021) siang.

Bocah yang tewas itu bernama Fany Oktavia Farera (4), warga Tambaksari, Surabaya. Bocah itu merupakan penumpang motor Honda Vario tersebut.

"Korban tewas di TKP, akibat tertabrak truk," jelas Kanit Lantas Polsek Gempol, Polres Pasuruan, Iptu Johanes.

Sedangkan pengendara motor vario yang membonceng korban bernama Yusmanto (28), warga Kecamatan Jati, Kabupaten Sidoarjo. Dia sekarang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Brimob akibat luka yang dideritanya.

Baca juga:
Pelajar Asal Kediri Tewas Usai Alami Kecelakaan di Tulungagung

Johanes menyebut, kecelakaan bermula ketika kedua kendaraan melaju searah dari selatan menuju utara. Sampai di TKP, Yusmanto menurunkan laju motornya di lajur kiri akibat melihat adanya orang yang menyeberang.

Saat korban menurunkan laju motornya itu, truk yang disopiri Rasidi (51), warga Timur, Desa Bettet, Kabupaten Pamekasan melaju dari belakang dan menabrak motor tersebut.

Baca juga:
Tertabrak Mobil Dari Belakang, Ibu Rumah Tangga di Tulungagung Tewas Kecelakaan

Dari hasil olah TKP, diketahui faktor yang mempengaruhi terjadinya kecelakaan itu lantaran sopir truk tidak fokus saat memegang kemudi. Sehingga kurang memperhatikan pandangan depan.

"Kecelakaan ini akibat sopir truk menyetir sambil main HP, sehingga tidak fokus ke arah depan, lalu menabrak motor yang ditumpangi korban," tambahnya.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam